Jumat
24 Juli 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fokus Benahi Transportasi Publik

pdip jatim - risma - us summit - detikfinance

pdip jatim - risma - us summit - detikfinanceJAKARTA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, transportasi publik menjadi salah satu fokus yang akan diperbaiki di Kota Pahlawan. Pernyataan itu dia sampaikan di forum US-Indonesia Investment Summit’ di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Risma mengungkapkan, sebelumnya dia diundang ke Amerika Serikat menerima penghargaan. Penghargaan itu terkait survei dari lembaga di AS, bahwa Surabaya menjadi kota kedua di dunia yang tingkat kepuasan warganya paling baik.

“Kita hanya kalah karena masalah transportasi publik. Makanya sekarang salah satu fokus saya memperbaiki transportasi publik,” kata Risma.

Soal infrastruktur transportasi, jelas Risma, Surabaya memiliki pelabuhan di sebelah utara dan bandara di sebelah selatan. Surabaya juga membangun jalan baru menuju bandara, yang juga akan terhubung dengan pelabuhan Teluk Lamong, pelabuhan baru seluas 350 hektar.

Wali kota dari PDI Perjuangan itu lantas menunjukkan foto jalan tersebut, di mana jalan yang baru dibangun itu sudah ada taman yang bagus. Menurutnya, taman itu hanya dibangun dalam satu minggu saja.

Di Surabaya, sebut Risma, juga akan dibangun monorel. Untuk pembangunan ini, dia tidak mau lagi bekerja sama public private partnership (PPP). Menurutnya, lebih baik membangun monorel menggunakan dana APBN.

“Di Surabaya juga tidak ada macet! Semua jalan ada CCTV sehingga beban lalu lintas bisa diatur tidak terlalu padat, dengan mengalihkan arus lalu lintas. Lihat kalau mau cek sekarang lewat CCTV tidak ada yang macet di jalan Surabaya,” kata Risma.

Pada kesempatan itu, Risma juga menjelaskan soal pertumbuhan ekonomi Surabaya saat ini yang mencapai 7,6 persen. Pertumbuhan itu, sebutnya, di atas pertumbuhan ekonomi nasional dan Jawa Timur. Ekonomi Surabaya disumbang oleh sektor jasa, perdagangan, dan komunikasi.

“Kota kami tenang. Menurut Kapolri, Surabaya adalah 10 dari kota di dunia yang paling aman. Kalau di Surabaya tidak ada gelandangan atau pengemis dan pengamen, karena semuanya kami beri pekerjaan. Sehingga mereka mendapatkan pendapatan yang lebih baik,” papar Risma.

Tak sampai di situ, Risma juga mengutarakan, Surabaya bebas banjir karena sistem drainase sudah baik. Risma menunjukkan foto drainase di Surabaya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran PDIP Kanigoro Percepat Regenerasi, 30 Persen Pengurus Diisi Kader Muda dan Perempuan

Musran PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro mempercepat regenerasi kepemimpinan dengan memenuhi keterwakilan 30 persen ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong BUMD Trenggalek Berinovasi, PDAM Diminta Manfaatkan Energi Surya

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong BUMD berinovasi. PDAM diminta memanfaatkan energi surya untuk ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Dukung Penuh Koperasi dan UMKM, Dorong Go Digital

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan dukungan penuh Pemkab Kediri kepada koperasi dan UMKM serta ...
KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...