Sabtu
05 September 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sebulan, Belanja ASN di UMKM Lokal Kota Madiun Capai Rp 3,6 M

pdip-jatim-inda-raya-umkm-180321

MADIUN – Kebijakan Wali Kota Maidi terkait kewajiban aparatur sipil negara (ASN) berbelanja di UMKM Kota Madiun berdampak signifikan terkait perekonomian. Sejak dilaunching Agustus kemarin, uang yang beredar per hari Senin (13/9/2021) sudah mencapai Rp 3 miliar lebih.

“Kalau dalam sebulan (total belanja ASN,red) bisa Rp 3 miliar tentu akan berdampak signifikan pada perekonomian masyarakat,” kata Maidi, Senin (13/9/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini mengaku selalu memantau dan mengevaluasi kebijakan tersebut. Apalagi, sudah ada aplikasi terkait pelaporannya.

Artinya, pemantauan bisa lebih mudah. Dalam aplikasi tersebut bisa dilakukan pengecekan terkait siapa yang belanja, dimana, jenis barang yang dibeli, hingga nominal belanjanya.

Nah, jika ditotal ternyata sudah lebih dari Rp 3 miliar, artinya terdapat duit Rp 3 miliar lebih yang beredar di masyarakat hanya dari belanja ASN di UMKM tersebut.

“Semakin besar uang yang beredar, semakin besar pula peningkatan ekonominya. Ini baru dari ASN, belum yang lain,” ujarnya.

Maidi menambahkan, uang yang dibelanjakan di UMKM tentu juga akan berputar lagi.

Artinya, dari hanya belanja di satu tempat, secara tidak langsung juga membantu banyak orang. Mulai dari pelaku UMKM itu sendiri, tengkulak, pedagang pasar, warung-warung, dan lain sebagainya.

Karena itu, dirinya akan terus mendorong ASN dan masyarakat untuk berbelanja di UMKM lokal. Menurutnya, semakin besar uang yang beredar, perekonomian juga akan semakin kuat.

“ASN ini juga perlu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Daripada dibelanjakan ke luar, lebih baik dibelanjakan di UMKM sekitar tempat tinggal maupun sekitar kantor tempat bekerja. Uang satu bisa melompat empat lima kali di kota kita sendiri,” pungkas Maidi.

Sementara, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri menambahkan, tercatat selama 1 bulan lebih sudah ada Rp 3,6 miliar uang ASN yang beredar di Kota Madiun.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah pemaksaan. Karena yang ditekankan dalam program ini adalah belanja kebutuhan sehari-hari. 

Pemkot hanya mengharapkan pola-pola membeli di pedagang atau UMKM sekitar rumah bila sedang work from home (WFH) dan sekitar kantor bila work from office (WFO) bisa menjadi salah satu kunci tetap berputarnya roda perekonomian masyarakat Kota Madiun.

“Ibarat beli sayuran di penjual sayur keliling pun sudah jadi sumber pemasukan bagi pedagang tersebut. Sembari pulang kantor mampir ke lapak di kelurahan masing-masing sekedar beli lauk atau buah atau camilan pun juga sudah sangat membantu para pelaku usaha. Simbiosis mutualisme-lah,” beber Inda. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...