Senin
31 Agustus 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sugeng Berharap Pemkab Mojokerto Memberikan Insentif pada Pelaku UMKM dan Peternak

PDIP-Jatim-Sugeng-13092021

MOJOKERTO – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Sugeng Hadi Pramono, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk memperhatikan pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Ia meminta agar bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk turun langsung memberikan insentif pada pelaku UMKM. Menurutnya, sampai hari ini pihaknya belum mendapat jawaban dari eksekutif tentang usulan pemberian insentif tersebut.

“Pemkab harus turun langsung untuk memberikan insentif pada pelaku-pelaku usaha, khususnya UMKM melalui OPD terkait. Kami ingin seperti daerah-daerah lain,” ujar Sugeng, Senin (13/9/2021).

“Kami sudah mendorong kepala dinas terkait, yaitu dinas koperasi dan UMKM juga dinas perdagangan, untuk memberikan insentif, baik itu insentif permodalan, termasuk pajak yang bidangnya Bapenda,” tambahnya.

Tak hanya sektor UMKM yang menjadi perhatian politisi PDI Perjuangan ini, akan tetapi juga sektor peternakan dan perikanan. Menurutnya, tidak hanya UMKM yang terdampak melainkan peternak juga sangat terdampak Covid-19, apalagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terus diberlakukan.

“Di sektor peternakan juga, kami sudah ke dinas peternakan. Kami meminta untuk memberikan bantuan pada kelompok masyarakat peternak, karena mereka juga terdampak; mulai dari peternak ayam, peternak sapi, ikan dan lainnya. Kami harap di tahun 2022, akan banyak memberikan bantuan pada kelompok-kelompok itu,” harap Sugeng.

Wakabid Kaderisasi dan Ideologi PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, sudah banyak menerima keluhan dari masyarakat, bahkan saat ini mengunjungi salah satu pasar milik Pemkab Mojokerto ia disambati beberapa hal; mulai dari pembatasan jam operasi, juga PJU yang dimatikan sejak PPKM level 4 diberlakukan.

“Kemarin kami juga kunjungan ke pasar milik Pemkab Mojokerto. Mereka (pedagang) mengeluh kami jualannya sudah dibatasi jam. Lampunya juga dimatikan. Nah, sekarang kita di level 3. Alhamdulillah, pemkab sudah merespon, sehingga lampunya tidak dimatikan lagi. Ekonomi sudah bergerak, tapi kami juga berharap prokes itu tetap diperhatikan, sehingga UMKM kita yang jumlahnya ribuan itu juga bisa bergerak,” jelasnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...