Senin
01 Juni 2026 | 1 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani Sambut Pembentukan Ditjen Pesantren: Kado Istimewa di Hari Santri Nasional 2025

Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani.

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut positif langkah pemerintah membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama. Ia menyebut persetujuan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memperkuat pesantren di era modern.

“Persetujuan presiden atas pembentukan Ditjen Pesantren merupakan kado istimewa bagi seluruh santri di Hari Santri Nasional tahun ini,” ujar Puan dalam keterangan tertulis, Minggu (26/10/2025).

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Pada tahun ini, HSN jatuh pada Rabu (22/10/2025) dan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Ditjen Pesantren Dinilai Strategis untuk Penguatan Lembaga

Puan menilai kehadiran Ditjen Pesantren akan membuka peluang besar bagi penguatan peran pesantren secara kelembagaan dan strategis. Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi umat, literasi digital, dan peningkatan kualitas santri.

“Saya berharap keberadaan Ditjen Pesantren akan memperkuat tata kelola pendidikan pesantren, meningkatkan kapasitas santri, serta memastikan pesantren menjadi pilar pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.

Santri sebagai Penjaga Moral dan Penggerak Peradaban

Dalam momentum Hari Santri Nasional 2025, Puan mengucapkan selamat kepada seluruh santri, kiai, nyai, dan keluarga besar pesantren di Indonesia. Ia menegaskan bahwa santri memiliki peran penting sebagai penjaga moral bangsa dan penggerak kemajuan peradaban.

“Santri bukan hanya penjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga aktor penting dalam sejarah masa depan bangsa,” kata cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Puan juga menyoroti pentingnya santri menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa dunia agar mampu menjadi jembatan antara nilai dan kemajuan.

Pesantren sebagai Pusat Pendidikan dan Karakter Bangsa

Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa pesantren sejak dahulu telah menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa. Dari lingkungan pesantren, lahir para pejuang kemerdekaan, ulama, dan pemimpin yang memadukan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan cinta tanah air.

“Hari Santri bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga menulis masa depan. Mari kita kawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” tutup Puan. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Pancasila, DPC Sidoarjo Gelar Upacara Bendera dan Beri Penghargaan kepada Penanam Bibit Sukun

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara bendera di kantor sekretariat, Jl Jati ...
HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...
EKSEKUTIF

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya ...
RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...
KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...