Rabu
22 Juli 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Cara Pemkot Madiun Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Pandemi

pdip-jatim-maidi-bansos-070821-1

KOTA MADIUN – Pemkot Madiun terus melakukan tindakan nyata dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Berbagai bantuan terus disalurkan demi masyarakat, seperti yang dilakukan Wali Kota Madiun Maidi pada Sabtu (7/8/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini berkeliling memberikan bantuan dan santunan secara langsung kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu korban Covid-19, tukang becak, hingga PKL.

“Mereka ini kan sedang susah. Susah karena ditinggalkan anggota keluarga. Terlebih yang yatim piatu karena baru saja ditinggalkan kedua orang tuanya. Kita datang untuk memutus kesedihan mereka agar tidak berlarut-larut. Kita hibur sekaligus kita beri semangat. Jangan sampai malah terpuruk dan patah semangat,” beber Maidi, Minggu (8/8/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini ingin memutus kesedihan mereka dengan datang langsung memberikan bantuan dan santunan.

Berbeda dengan giat sebelumnya, kunjungan orang nomor satu di Kota Pendekar kali ini terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Kartoharjo. Mulai di Kelurahan Pilangbango, Rejomulyo, Tawangrejo, Kelun, dan Kelurahan Kartoharjo.

Selain memberikan bantuan dan santunan, Maidi juga menyemangati anak yatim, piatu maupun yatim piatu yang masih bersekolah.

‘’Yang masih sekolah jangan sampai putus. Untuk tingkat SD, SMP sudah gratis. Tetapi tetap akan kita pantau terus untuk kebutuhan dan keperluan lainnya. Untuk yang saat ini kuliah, juga jampai sampai berhenti. Kita siapkan anggaran agar mereka tetap bisa menyelesaikan kuliahnya,’’ jelasnya sembari menyebut hasil pendataan ada 168 anak yatim, piatu, dan yatim piatu korban Covid-19.

Tidak hanya menyambangi anak yatim, piatu, dan yatim piatu, Maidi juga membagikan sembako kepada PKL dan tukang becak yang ditemui di pinggir jalan sembari berpesan kepada pedagang penerima bantuan untuk turut membantu sesama yang membutuhkan.

Caranya dengan menggratiskan makan dan minum warga sekitar yang membutuhkan. Pedagang tidak perlu takut merugi, karena sebagian bahan baku berjualan sudah dibantu pemerintah.

“Bantuan ini terus kita salurkan. Yang membutuhkan tetapi belum dapat silahkan melapor kepada RT atau ke kelurahan. Tapi yang benar-benar butuh. Masih ada stok logistik untuk masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya Wali Kota Maidi, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya juga melakukan hal yang sama. Politisi PDI Perjuangan ini rela memberikan seluruh gajinya demi membantu meringankan beban masyarakat.

Inda Raya juga secara door to door membagikan bantuan sembako kepada tenaga kesehatan (nakes), pasien yang sedang isoman, dan anak kos. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...