Rabu
09 September 2026 | 10 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Vaksinasi, Pemkab Banyuwangi Rekrut Ratusan Relawan Kesehatan

pdip-jatim-ipuk-150521

BANYUWANGI – Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Banyuwangi membuka pendaftaran relawan tim Satgas Kesehatan. Total jumlah yang dibutuhkan sebanyak 130 orang, dengan rincian 30 dokter umum, 50 perawat, dan 50 bidan. Para relawan tersebut nantinya akan membantu percepatan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi. Tugas para relawan akan melakukan vaksinasi secara door to door, maupun di Puskesmas dan balai desa,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (02/08/2021).

Untuk dapat mendaftar menjadi relawan kesehatan, para pelamar maksimal berusia 30 tahun, telah mengikuti pendidikan profesi dokter (untuk posisi dokter), keperawatan (untuk posisi perawat), DIII/D-IV Kebidanan (untuk posisi bidan), dan telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut, menjelaskan para relawan Satgas Kesehatan ini nantinya akan dikontrak selama tiga bulan. Pemkab Banyuwangi akan memberikan honor bulanan.

“Kita kontrak mereka dengan durasi 3 bulan, sesuai dengan estimasi kita bahwa dalam jangka waktu tersebut, seluruh masyarakat Banyuwangi telah menerima vaksin minimal dosis pertama, untuk pagi anggaran kita juga sudah siapkan nanti sistemnya honor perbulan,” jelas Ipuk.

Pendaftaran relawan percepatan vaksinasi ini dimulai 2-7 Agustus. Tenaga kesehatan yang berminat menjadi relawan dapat mengakses http//.www.bit.ly/BwiGotongroyongvaksinasi.

Ipuk mengatakan, saat ini Banyuwangi terus melakukan percepatan vaksinasi. Selain berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, Pemkab Banyuwangi juga telah memulai vaksinasi pelajar.

Segala upaya tersebut tidak lain bertujuan untuk dapat segera melakukan aktivitas pemulihan ekonomi, apalagi Banyuwangi merupakan salah satu sentra industri pariwisata, sehingga dengan percepatan vaksinasi ini, ekonomi Banyuwangi dapat tumbuh kembali.

Bupati Ipuk juga menegaskan, vaksinasi sangat penting untuk mengurangi risiko gejala dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Berdasarkan data kasus meninggal dalam dua pekan terakhir, 93% pasien Covid-19 yang meninggal belum divaksin. Karena itu vaksinasi kami percepat, sembari kita terus menunggu datangnya stok vaksin dari pusat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Romy Soekarno Dorong AI Merah Putih untuk Jaga Kedaulatan Data Nasional

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong pemerintah mengembangkan gagasan “AI Merah Putih” ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Dukung Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana, Manfaat Harus Lebih Baik

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap mendukung penambahan anggaran untuk mitigasi dan ...
KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...