Minggu
25 Oktober 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Vaksinasi, Pemkab Banyuwangi Rekrut Ratusan Relawan Kesehatan

pdip-jatim-ipuk-150521

BANYUWANGI – Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Banyuwangi membuka pendaftaran relawan tim Satgas Kesehatan. Total jumlah yang dibutuhkan sebanyak 130 orang, dengan rincian 30 dokter umum, 50 perawat, dan 50 bidan. Para relawan tersebut nantinya akan membantu percepatan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi. Tugas para relawan akan melakukan vaksinasi secara door to door, maupun di Puskesmas dan balai desa,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (02/08/2021).

Untuk dapat mendaftar menjadi relawan kesehatan, para pelamar maksimal berusia 30 tahun, telah mengikuti pendidikan profesi dokter (untuk posisi dokter), keperawatan (untuk posisi perawat), DIII/D-IV Kebidanan (untuk posisi bidan), dan telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut, menjelaskan para relawan Satgas Kesehatan ini nantinya akan dikontrak selama tiga bulan. Pemkab Banyuwangi akan memberikan honor bulanan.

“Kita kontrak mereka dengan durasi 3 bulan, sesuai dengan estimasi kita bahwa dalam jangka waktu tersebut, seluruh masyarakat Banyuwangi telah menerima vaksin minimal dosis pertama, untuk pagi anggaran kita juga sudah siapkan nanti sistemnya honor perbulan,” jelas Ipuk.

Pendaftaran relawan percepatan vaksinasi ini dimulai 2-7 Agustus. Tenaga kesehatan yang berminat menjadi relawan dapat mengakses http//.www.bit.ly/BwiGotongroyongvaksinasi.

Ipuk mengatakan, saat ini Banyuwangi terus melakukan percepatan vaksinasi. Selain berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, Pemkab Banyuwangi juga telah memulai vaksinasi pelajar.

Segala upaya tersebut tidak lain bertujuan untuk dapat segera melakukan aktivitas pemulihan ekonomi, apalagi Banyuwangi merupakan salah satu sentra industri pariwisata, sehingga dengan percepatan vaksinasi ini, ekonomi Banyuwangi dapat tumbuh kembali.

Bupati Ipuk juga menegaskan, vaksinasi sangat penting untuk mengurangi risiko gejala dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Berdasarkan data kasus meninggal dalam dua pekan terakhir, 93% pasien Covid-19 yang meninggal belum divaksin. Karena itu vaksinasi kami percepat, sembari kita terus menunggu datangnya stok vaksin dari pusat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Bekali Santri Wawasan Bisnis Digital dan Media Sosial

BANYUWANGI – Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar berbagai ...