Minggu
19 April 2026 | 6 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Vaksinasi, Pemkab Banyuwangi Rekrut Ratusan Relawan Kesehatan

pdip-jatim-ipuk-150521

BANYUWANGI – Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Banyuwangi membuka pendaftaran relawan tim Satgas Kesehatan. Total jumlah yang dibutuhkan sebanyak 130 orang, dengan rincian 30 dokter umum, 50 perawat, dan 50 bidan. Para relawan tersebut nantinya akan membantu percepatan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi. Tugas para relawan akan melakukan vaksinasi secara door to door, maupun di Puskesmas dan balai desa,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (02/08/2021).

Untuk dapat mendaftar menjadi relawan kesehatan, para pelamar maksimal berusia 30 tahun, telah mengikuti pendidikan profesi dokter (untuk posisi dokter), keperawatan (untuk posisi perawat), DIII/D-IV Kebidanan (untuk posisi bidan), dan telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut, menjelaskan para relawan Satgas Kesehatan ini nantinya akan dikontrak selama tiga bulan. Pemkab Banyuwangi akan memberikan honor bulanan.

“Kita kontrak mereka dengan durasi 3 bulan, sesuai dengan estimasi kita bahwa dalam jangka waktu tersebut, seluruh masyarakat Banyuwangi telah menerima vaksin minimal dosis pertama, untuk pagi anggaran kita juga sudah siapkan nanti sistemnya honor perbulan,” jelas Ipuk.

Pendaftaran relawan percepatan vaksinasi ini dimulai 2-7 Agustus. Tenaga kesehatan yang berminat menjadi relawan dapat mengakses http//.www.bit.ly/BwiGotongroyongvaksinasi.

Ipuk mengatakan, saat ini Banyuwangi terus melakukan percepatan vaksinasi. Selain berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, Pemkab Banyuwangi juga telah memulai vaksinasi pelajar.

Segala upaya tersebut tidak lain bertujuan untuk dapat segera melakukan aktivitas pemulihan ekonomi, apalagi Banyuwangi merupakan salah satu sentra industri pariwisata, sehingga dengan percepatan vaksinasi ini, ekonomi Banyuwangi dapat tumbuh kembali.

Bupati Ipuk juga menegaskan, vaksinasi sangat penting untuk mengurangi risiko gejala dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Berdasarkan data kasus meninggal dalam dua pekan terakhir, 93% pasien Covid-19 yang meninggal belum divaksin. Karena itu vaksinasi kami percepat, sembari kita terus menunggu datangnya stok vaksin dari pusat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...