Kamis
10 September 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jumlah Keterisian BOR Menurun, Wali Kota Eri Tetap Minta Masyarakat Taat Prokes

pdip-jatim-eri-lapangan-tembak-030721-1

SURABAYA – pelaksanaan PPKM Darurat 2 Juli-25 Juli lalu, ternyata memberikan dampak signifikan terhadap jumlah pasien yang sembuh di Kota Surabaya. Hal itu dapat dilihat pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Surabaya mulai mengalami penurunan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan sebelumnya rata-rata BOR RS di Surabaya mencapai sekitar 90 persen, tetapi kini sudah menjadi sekitar 83 persen atau mengalami penurunan 7 persen.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi BOR kita seperti banyaknya pasien yang sudah sembuh, pelaksanaan PPKM Darurat dan juga banyaknya rumah sakit yang kita buka seperti RS Lapangan Tembak,” ujarnya, Selasa (27/7/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, selain penurunan BOR RS, angka kasus pemakaman secara prokes Covid-19 di Surabaya juga mengalami penurunan. Berdasarkan data Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRT) Surabaya, pada 23 Juli terdapat sebanyak 105 jenazah yang dimakamkan secara prokes, lalu pada 24 Juli turun menjadi 97 jenazah.

Sementara itu, Pemkot Surabaya mendapatkan bantuan berupa 50 peti jenazah dan 3.000 tabung oksigen berukuran 6m3 dari Yayasan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Jatim. Bantuan peti tersebut diserahkan di TPU Keputih untuk kebutuhan pemakaman sesuai prokes.

Meski kasus kematian maupun BOR rumah sakit mengalami penurunan, Wali Kota Eri tetap meminta warga untuk tidak hanya melihat sisi angka. Menurutnya, Surabaya sebagai Ibu kota Provinsi Jatim selama ini menjadi rujukan pasien dari berbagai kota/kabupaten, terutama pasien yang mengalami kondisi berat.

“Pada kasus Covid-19 di Surabaya kalau hanya melihat sisi BOR-nya saja, ya agak susah karena yang dirawat bukan hanya orang Surabaya. Ini sebabnya kita harus melihat secara gamplang bukan hanya soal BOR, tetapi berapa banyak orang yang sembuh,” tegasnya.
 karena itu, Wali Kota Eri mengimbau warga Kota Surabaya untuk tetap disiplin prokes di mana pun berada, serta tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun Langsung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Tak Mampu

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin turun langsung ke pelosok Desa Melis untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi ...