Senin
03 Agustus 2026 | 7 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Implementasi Politik Hijau dan Perkuat Imun, PDI Perjuangan Lanjutkan Program Penghijauan

pdip-jatim-hasto-rapat-partai-270721-1

JAKARTA – Meski masih pandemi Covid-19, DPP PDI Perjuangan tetap akan melanjutkan program penghijauan dan membersihkan sungai. Sebab PDI Perjuangan ingin menularkan semangat membangun imunitas masyarakat melawan virus corona dengan hidup bersih dan menjaga higienitas.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, gerakan ini adalah implementasi politik hijau partainya yang diinstruksikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Kita terus diinstruksikan oleh Ibu Ketua Umum untuk melaksanakan penghijauan, menjaga lingkungannya bersih, yang sehat, melanjutkan gerakan menanam, membersihkan sungai, got, saluran-saluran air karena itu juga yang menjadi sumber penyakit,” kata Hasto, dalam acara renungan Tragedi 27 Juli 1996 atau biasa disebut Kudatuli secara virtual, Kamis (27/7/2021).

Hasto mengatakan, kader PDI Perjuangan juga diinstruksikan untuk terus menanam sepuluh tanaman pendamping beras. Menurutnya, ini adalah bagian perjuangan yang harus dilakukan di tengah pandemi agar rakyat tidak kekurangan pasokan bahan makanan.

“Kita berharap tentunya dengan peringatan 27 Juli ini akan semakin membangun komitmen kita bagi bangsa dan negara. Karena sebagaimana kata Bung Karno, tidak ada perjuangan yang sia-sia selama perjuangan itu ditujukan bagi kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Hasto.

Selain itu, melalui momentum ini, kata Hasto, juga semakin menguatkan agar kader PDI Perjuangan untuk selalu turun ke bawah bersama wong cilik.

“Melalui peringatan 27 Juli ini agar demokrasi arus bawah, demokrasi yang terbukti efektif menjadi penopang utama kekuatan partai kita untuk terus kita galang dengan sebaik-baiknya. Dengan turun ke bawah menyatukan diri dengan kehidupan rakyat itu sendiri,” kata Hasto.

Acara renungan Tragedi Kudatuli ini diselenggarakan secara virtual. Dari Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, hadir Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Sadarestuwati, serta dua Ketua DPP, yakni Eriko Sotarduga dan Djarot Saiful Hidayat.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hadir secara virtual dari kediamannya. Elite partai berlambang banteng moncong putih juga hadir virtual, di antaranya Prananda Prabowo, Puan Maharani, Olly Dondokambey, Rudianto Tjen, Utut Adianto, Komaruddin Watubun, Ahmad Basarah, dan Mindo Sianipar.

Ada juga Wiryanti Sukamdani, Nusyirwan Sudjono, Made Urip, Bambang Wuryanto, Rokhmin dahuri, Sri Rahayu, Said Abdullah, dan Ribka Tjiptaning. Kader dan pengurus daerah PDIP dari seluruh Indonesia turut mengikuti acara secara daring. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...