Rabu
02 September 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kelola Bank Sampah, Banteng Sidokerto Gerakkan Cinta Lingkungan dan Kebersihan

PDIP-Jatim-Bank-Sampah-BBM-25072021

MAGETAN – Bank Sampah Bergerak Bersama Masyarakat (BBM) Dusun Serut, Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo berhasil mengolah sampah menjadi pundi-pundi ekonomi. Dengan prinsip cinta lingkungan dan menanamkan bersih lingkungan, Bank Sampah BBM juga mampu membangkitkan semangat pemuda untuk berguna bagi kepentingan masyarakat.

Ketua Bank Sampah BBM, Priyo Bekti, mengatakan bank sampah ini  merupakan wadah anak-anak muda berkreativitas. Untuk itu, pemuda harus bangkit dan bisa bermanfaat demi kepentingan masyarakat.

“Wujud nyatanya kita berhasil mengedukasi masyarakat dan menjalin kemitraan dalam pengelolaan sampah yang ada di desa. Kita tergerak menjaga lingkungan dengan mengelola sampah warga,” ungkap Priyo, Minggu (25/7/2021).

Dijelaskan Priyo, bank sampah yang dibina oleh Suyono Wiling, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan ini juga memberikan pembinaan keorganisasian, kepemimpinan, dan kegiatan sosial pada para pemuda.

Kemitraan dengan warga desa ini diwujudkan dengan pengambilan sampah dari rumah ke rumah oleh pemuda untuk dikumpulkan ke bank sampah BBM. Setelah diangkut, sampah dipilah sesuai dengan jenis sampah yang dapat dikelola. Sampah plastik dan botol plastik dikumpulkan dan kemudian dijual kembali.

Sedangkan sampah organik (selain kertas dan plastik kresek) akan dikelola menjadi pupuk kompos. Sampah organik seperti daun-daunan akan dihancurkan dengan alat yang kemudian dipermentasi dalan wadah pengolahan dan dijadikan pupuk kompos, yang selanjutnya kompos dijual pada para petani. 

“Saat ini, Bank Sampah BBM beranggotakan sekitar 70 orang, yang sebagian besar merupakan kader-kader Banteng Bergerak dalam komandan Suyono Wiling. Dengan satu armada truk hasil perjuangan dari para ketua dan anggota bank sampah yang digunakan mengambil sampah dari warga,” jelas Priyo.

Menurut Priyo, kegiatan yang dikelolanya terbilang low cost, karena semua dilakukan dengan semangat gotong-royong.

Sementara guna kecukupan operasional ada beberapa sumber dana di antaranya dari sumbangan sukarela masyarakat dan hasil penjualan sampah. (rud/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Ketua Pansus 2 DPRD Tulungagung Tekankan Perda Kesejahteraan Sosial Harus Berdampak Nyata

TULUNGAGUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan bahwa Perda ...