Jumat
04 September 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Ponorogo Kecam Ketua DPRD Ponorogo “Bolos” Rapat Paripurna

pdip-jatim-bambang-logos

PONOROGO – Rapat paripurna RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) DPRD Ponorogo, Rabu (30/6/2021) menuai kekecewaan dari banyak pihak. Pasalnya, Ketua DPRD Ponorogo bolos dalam rapat tersebut. Tak hanya ketua saja, Wakil Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD Ponorogo juga tak hadir. Dari 45 anggota DPRD hanya 28 yang hadir.

Hal itu mendapat kecaman dari Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Bambang Juwono . Menurutnya, aksi bolos paripurna yang dilakukan mereka sangat merugikan masyarakat Ponorogo.

“Apa jadinya Ponorogo kalau tidak ada RPJMD. Selama lima tahun tidak akan ada pembangunan di Ponorogo. Mereka ini wakil rakyat dan dipilih rakyat. Namun kepentingan rakyat justru mereka abaikan,” ujar Logos, sapaan akrabnya, Kamis (1/7/2021).

Padahal saat paripurna berlangsung, Ketua DPRD Ponorogo justru terpantau berkumpul di salah satu hotel di Ponorogo dalam sebuah acara.

“Sepertinya menyepelekan agenda penting yang menyangkut hajat hidup dan kepentingan masyarakat Ponorogo. Biar masyarakat menilai sendiri mana yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat dan mana yang tidak,” papar Logos.

Kekecewaan juga ditumpahkan Agung Priyanto, legislator Banteng yang hadir dalam paripurna tersebut.

“Sangat tidak elok seorang pimpinan DPRD yang notabene mengundang paripurna justru tak hadir. Padahal ini agenda penting menyangkut pembangunan Kabupaten Ponorogo lima tahun ke depan. Dan semua tahapan RPJMD sudah dilaksanakan. Tinggal paripurna saja sebenarnya,” kata Agung.

Evi Dwitasari, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo yang juga hadir dalam rapat tersebut, juga menyoroti hal ini. Menurutnya, sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 188.342180OtDA tanggal 21 April 2020, Paripurna bisa dilaksanakan secara daring.

“Kabupaten lain di Indonesia sudah melaksanakan SE tersebut. Namun Ponorogo kok tidak bisa. Ini yang menjadi pertanyaan, kenapa ketua DPRD tak mau melaksanakan Paripurna secara daring,” ujar Evi.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan keheranannya, Ponorogo masuk zona merah penyebaran virus Covid-19. Namun DPRD Ponorogo justru melaksanakan Paripurna secara berkumpul.

“Pembahasan perubahan tatib akan membuang waktu dan energi. Dilakukan secara daring kan lebih efisien dan sah juga,” imbuh Evi.

Karena tak hadirnya Ketua DPRD dan beberapa anggota, Rapat Paripurna ditunda pada 5 Juli mendatang. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...