Rabu
19 Agustus 2026 | 5 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pernah Terpapar Covid, Armuji Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

pdip-jatim-armuji-300621-2

SURABAYA – Wakil Wali Kota Armuji mengajak warga Surabaya yang sembuh dari paparan Covid-19 untuk berdonor plasma konvalesen. Hal ini untuk membantu PMI Surabaya yang stok plasma konvalesen-nya sudah habis, sementara permintaan makin banyak.

“Kepedulian setetes darah konvalesen ini akan bisa menyelamatkan sesama dalam situasi pandemi begini. Mari berdonor demi menyelamatkan nyawa sesama,” ajak Armuji di Surabaya, Rabu (30/6/2021).

Wawali yang juga pernah terpapar covid ini mengatakan, semakin didonorkan semakin sehat karena ada peremajaan dalam darah.

Kader PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Ji ini masih akan berkonsultasi dengan dokter untuk melanjutkan donor plasma konvalesen.

Dia ingin berdonor lagi jika diizinkan, mengingat makin banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma ini. Sebagaimana saran kesehatan, donor plasma bagi penyintas covid-19 baru diperkenankan donor setelah tiga bulan sembuh.

Mantan Ketua DPRD Surabaya ini sempat terpapar corona dan dua minggu di ICU. Setelah melewati masa sulit dan sembuh total, Cak Ji sudah berdonor plasma konvalesen.

Menurutnya, kekuatan doa dari semua elemen masyarakat adalah kekuatan luar biasa. Cak Ji pun terus mendorong agar warga penyintas Covid-19 mendonorkan plasma mereka.

“Saya bisa merasakan situasi sulit saat dihantam covid-19. Masih banyak warga Kota Surabaya yang terpapar. Butuh kepedulian kita semua untuk berdonor. Mari dengan kesadaran berdonor plasma demi kesembuhan pasien covid yang lain,” imbaunya.

Armuji juga menyampaikan, kunci keberhasilan Pemkot Surabaya menekan laju Covid-19 dengan memasifkan 3 T yaitu Tracing, Testing dan Treatment.

“Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Kesehatan, Rumah sakit dan Seluruh Tenaga Kesehatan sudah berjuang Keras menekan laju infeksi Covid-19 dan memberikan upaya medik terbaik bagi mereka yang terinfeksi dengan gejala,” ujarnya.

Angka Harian infeksi Covid-19 di Kota Surabaya saat ini fluktuatif di kisaran 60 – 70 orang tambahan kasus harian. Paling tinggi tanggal 22 Juni 2021 ada tambahan 70 Kasus , berturut- turut tanggal 23 – 27 Juni 2021 ada 62 Kasus, 59 Kasus, 69 kasus, 55 kasus dan 63 kasus.

“Saat ini kita sudah mencapai 1,3 Juta orang yang sudah divaksin dan memulai vaksinasi bagi warga yang usia di atas 18 tahun. Percepatan vaksinasi dalam rangka membentuk kekebalan komunal,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada ...
LEGISLATIF

Baktiono: Pedagang Pasar Tradisional Tak Boleh Dibiarkan Berjuang Sendiri

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, meminta pemerintah tidak membiarkan pedagang pasar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...