Minggu
19 April 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Bersih Desa, Santoso Ajak Warga Kota Blitar Tak Lelah Terapkan Prokes

pdip-jatim-santoso-bersih-desa-250621-1

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso menyebut pentingnya melestarikan budaya bersih desa yang telah mengakar sejak zaman dahulu. Baginya bersih desa merupakan wujud ungkapan rasa terima kasih kepada para tokoh pembabat desa terdahulu.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara Bersih Desa di Kelurahan Blitar yang bertempat di Balai Diklat Kelurahan Blitar, Jumat (25/6/2021).

Menurut Santoso, rasa syukur itu salah satunya dituangkan dalam acara doa bersama dengan para masyarakat setempat. Doa itu ditujukan kepada arwah khususnya tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam acara itu, Santoso juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak pernah lelah untuk menjaga protokol kesehatan (Prokes) selama pandemi Covid-19 belum berakhir. Tak henti-hentinya, dia menyebutkan adanya risiko terpapar virus Corona saat lalai tidak menerapkan prokes.

“Akibat lalai, yang pada akhirnya, terjadi ledakan kasus Covid-19. Di beberapa daerah mengalami peningkatan yang luar biasa. Hal itu diperparah adanya varian virus baru,” kata Santoso.

Adanya varian delta, sambung kader Banteng ini, yang menyebar di beberapa daerah bisa menjadi contoh adanya virus tersebut. Di Jawa Timur sendiri sudah 10 pasien yang sudah terindikasi terkena virus varian delta.

Sementara itu, acara Bersih Desa di Kelurahan Blitar terdapat nuansa balutan Jawa yang kental.

Terlihat lantunan karawitan dan suara para sinden mewarnai acara Bersih Desa. Ditambah dengan sajian tumpeng menambah kemenarikan acara tersebut.

Anggota DPRD Kota Blitar yang juga masyarakat setempat, Nur Ali menuturkan, untuk acara di tahun ini memang dibuat secara sederhana, lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19.

Pagelaran kesenian yang pada tahun sebelumnya digelar secara besar-besaran, untuk tahun ini dilakukan sejumlah pengurangan kegiatan. Salah satunya tidak adanya acara kirab.

“Tetapi yang penting ialah tidak meninggalkan acara inti atau acara sakralnya yakni kenduri,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Blitar itu.

Nur Ali berharap, kenduri itu diharapkan bisa menjadi awal untuk mengakhiri pandemi Covid-19 agar segera berakhir, sehingga kehidupan masyarakat bisa berlangsung dengan normal, serta keadaan ekonomi bisa tertata dengan sedia kala. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...