Rabu
21 Oktober 2026 | 12 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mindo Mulai Bangun Agro Edukasi MSP di Kabupaten Mojokerto

pdip-jatim-mindo-agro-edukasi-msp-200621

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mindo Sianipar mulai mewujudkan Agro Edukasi Masyarakat Sejahterakan Petani (MSP) di Dusun Jaringan Sari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Legislator dari Dapil Jatim 8 ini menandai pembangunan Agro Edukasi MSP dengan melakukan peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng, Minggu (20-6-2021).

“Agro Edukasi MSP ini nantinya kita jadikan pusat pelatihan dan percontohan pertanian dalam arti luas. Termasuk peternakan maupun perikanan,” ujar Mindo.

Dia menyebut, pertanian adalah sektor yang di masa pandemi ini mampu bertahan. Karena itu, dia menilai sudah selayaknya jika semua pihak berkontribusi memajukan sektor ini.

“Jadi meskipun masih tumbuh positif, tapi NTP (nilai tukar petani) cenderung menurun. Dengan berbagai pelatihan seperti ini, nantinya pasti bisa turut mengatrol NTP,” ujarnya.

Menurut Mindo, Agro Edukasi Karangdiyeng sengaja memilih tempat di samping tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, sampah jangan dianggap bencana, tapi itu bisa dijadikan sumber rejeki.

“Dengan teknologi sampah akan meningkatkan pendapatan warga sekitar. Sampah bisa dibuat eco-enzim, sumber makanan maggot (organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly/BSF), kompos dan sebagainya,” beber Mindo.

Lokasi Agro Edukasi MSP, lanjut Mindo, didesain untuk pelatihan pertanian komprehensif. Misalnya akan dipelihara ayam petelur, sapi, maupun kolam ikan tanpa menggunakan pakan produk pabrikan.

“Karena di TPA ini melimpah sampah organik, saya pastikan produksi enzim maupun maggot melimpah. Lihat saja nanti, pasti ternak maupun ikan gemuk-gemuk dan besar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangdiyeng Sulaiman Efendi menyambut baik pembangunan Agro Edukasi MSP ini.

“Ini mimpi kami, ada pihak yang memanfaatkan sampah organik di TPA. Karena sampah plastik dan logam sudah dipilah dan dimanfaatkan masyarakat, mudah mudahan sampah organiknya terserap semua. Sehingga tidak ada polusi udara dan gunungan sampah,” ungkap Sulaiman.

Sedang Ketua Kelompok Agro Edukasi MSP, Achmad Anwar mengatakan, pembangunan beberapa fasilitas utama ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan.

“Secara keseluruhan untuk seluruh sarana prasarana awal tahun depan diharapkan bisa tuntas. Saya siapkan lahan 25 hektar,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto ini. (rul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...