Sabtu
06 Juni 2026 | 7 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sulit Ngurus Layanan Online, Masyarakat Trenggalek Bisa Datang ke Café Ini

pdip-jatim-arifin-cpp-nggalek-06

TRENGGALEK – Mulai sekarang, masyarakat Trenggalek yang ingin mengurus layanan publik tidak susah lagi, cukup datang ke kantor Dinas Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jalan Panglima Sudirman Trenggalek untuk mengurus semua pelayanan masyarakat.

Layanan publik yang diberi nama Cafe Pelayanan Publik (CPP) ini kemarin dilaunching Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin.

“Ini mengintegrasikan semua pelayanan, tidak hanya yang ada pada perizinan di Dinas PTSP. Tapi, lintas sektor mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, pengadilan agama, bahkan kantor pajak pratama. Juga UPT dari Provinsi Jawa Timur yang memungut pajak dan retribusi daerah, semuanya ada di sini,” jelas Arifin, Rabu (9/6/2021).

Untuk mengakses pelayanan publik, tambah Arifin, masyarakat tidak diharuskan datang ke CPP. Sebab, CPP sifatnya hanya membantu ketika masyarakat menemui kesulitan saat mengakses layanan publik secara online.

Oleh karena itu, dia menyilakan masyarakat untuk datang ke CPP jika mendapat kesulitan atau tidak paham ketika hendak mengakses layanan publik melalui sistem digital atau online.

“Silakan datang ke sini. Tapi sebenarnya semua layanan bisa dilakukan secara online, tinggal masuk saja melalui cpp.trenggalekab.go.id,” terangnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini kemudian menjelaskan bahwa layanan secara online tersebut meliputi layanan SKCK, Adminduk, pembayaran pajak, BPJS kesehatan dan tenaga kerja, pelayanan Samsat dan perizinan.

Soal nama Cafe Pelayanan Publik, menurutnya DPMPTSP tidak hanya memberikan layanan publik semata. Lebih dari itu, DPMTSP juga melakukan sinergi dalam upaya menumbuhkan daya ungkit ekonomi lokal. “Karena di sini juga ada galeri dari produk – produk UMKM (Usaha Menengah Kecil Mikro) Trenggalek,” beber Arifin.

Ketika masyarakat datang dan membutuhkan layanan publik di CPP, mereka bisa duduk bersantai sambil menikmati aneka sajian makanan dan minuman. “Jadi kita pinginnya pelayanan publik prima tetapi juga pemuliham ekonomi juga maksimal,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ke depan, CPP juga akan disediakan di beberapa kecamatan di seluruh Kabupaten Trenggalek. “Sampai akhir tahun ini 14 Kecamatan harus memiliki Cafe Pelayanan Publik,” kata Arifin.

Lalu, di tahun depan nantinya Arifin berharap CPP juga akan disediakan di kantor desa secara bertahap. Dia menyebut dalam hitungan dua atau tiga tahun ke depan CPP sudah tersedia di tiap kantor desa.

“Sehingga kepala desa tidak harus berada di kantor ketika menandatangani surat – surat. Jadi gak ada alasan untuk memberikan layanan sewaktu – waktu di desa,” pungkasnya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...