Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tertinggi, Kusnadi: Jangan Cederai dan Khianati Kepercayaan Rakyat

pdip-jatim-kusnadi-050621

JEMBER – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengajak kader, simpatisan, dan seluruh elemen Partai di provinsi ini, agar mempertebal kepercayaan masyarakat, khususnya di basis akar rumput, terhadap PDI Perjuangan.

Menurut Kusnadi, kepercayaan masyarakat yang berharap banyak kepada PDI Perjuangan ini sudah nampak dalam gelaran dua pemilu terakhir, di mana Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini menang berturut-turut.

Dalam menghadapi Pemilu 2024, Kusnadi mengajak kader Banteng untuk menjaga dan mempertebal kepercayaan masyarakat kepada PDI Perjuangan. Dengan modal itu, sebutnya, hattrick di Pemilu 2024 akan makin mudah dicapai.

“Kader PDI Perjuangan harus makin rajin turun ke masyarakat, ke desa-desa. Temui masyarakatnya, ajak bicara dan tampung semua permasalahan mereka untuk kita carikan solusi penyelesaiannya,” kata Kusnadi, jelang membuka musyawarah anak cabang (musancab) PDI Perjuangan serentak di Jember, Minggu (6/6/2021).

Politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Jatim ini bersyukur, karena sampai sekarang pun secara nasional PDI Perjuangan masih mendapat kepercayaan sebagian besar rakyat, meski Partai ini sempat ‘dihantam’ kanan-kiri.

Baca juga: Said Abdullah: Elektabilitas PDI Perjuangan di Jatim Tertinggi Kedua Setelah Jateng

Kepecayaan masyarakat ini, sebutnya, terlihat dari survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia, yang menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan sebesar 22,1 persen, paling tinggi ketimbang parpol lainnya.

Agar kepercayaan masyarakat ini tetap terjaga, selain rajin turun ke bawah, silaturahmi, Kusnadi juga minta kader Banteng agar tidak sampai menyakiti hati rakyat dengan perbuatan-perbuatan yang mencoreng nama Partai.

Sebelumnya diberitakan, Parameter Politik Indonesia merilis hasil surveinya bertajuk “Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir” secara daring, Sabtu (5/6/2021)

“Sementara ini PDI Perjuangan masih memimpin perolehan suara partai politik dengan 22,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.

Sementara itu, Partai Gerindra menyusul di urutan kedua sebesar 11,9 persen dan posisi ketiga ada Partai Golkar 10,8 persen. Kemudian disusul Partai Demokrat dengan raihan 8,4 persen, dan PKB 8,2 persen.

Di posisi keenam dipegang PKS sebesar 7,5 persen, ketujuh Partai NasDem 5,0 persen, kedelapan PAN 4,3 persen, dan kesembilan PPP 3,5 persen serta PSI di posisi kesepuluh yakni 1,6 persen.

Survei yang dilakukan pada 23-28 Mei 2021 diikuti 1.200 responden dengan pengambilan sampel melalui sambungan telepon dengan margin of error sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...