Kamis
13 Agustus 2026 | 6 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketika Pepaya Merah Delima Bikin Kader Banteng Tergiur

PDIP-Jatim-Pepaya-Merah-Delima-30052021

PROBOLINGGO-Tak banyak yang tahu, rupanya ada pepaya jenis ‘Merah Delima’ yang dibudidayakan di Kabupaten Probolinggo. Selain merahnya segar dan rasanya manis, pepaya ini begitu membuat puluhan kader Banteng tergiur.

Budidaya pepaya tersebut, terletak di kebun percobaan, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Beberapa orang, rupanya penasaran kenapa pepaya tersebut disebut merah delima.

Hal itulah, yang membuat puluhan kader Banteng Kota Probolinggo mendatangi pada Sabtu, (29/5/2021). Mereka melihat secara langsung, bagaimana buah pepaya merah delima di pohonnya.

Pepaya jenis merah delima, diketahui merupakan pepaya persilangan antara pepaya jenis California dan Bali. Namun, dibudidayakan awalnya di Solok, Sumatra Barat.

Warnanya yang merah segar, disertai ada bentuk segi lima didalamnya yang membuat disebut pepaya merah delima. Begitu juga rasanya, manisnya alami dan segar dirasakan.

“Hari ini, kita mengunjungi kebun percobaan dimana tengah panen buah pepaya. Para kader bisa menjadikan momentum untuk belajar dan budidaya sesuai intruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution.

Praktis, pilihan kader Banteng tersebut juga membeli banyak untuk dijadikan oleh-oleh. Bahkan, sejumlah kader mengaku ingin melakukan budidaya pepaya merah delima tersebut di rumahnya.

Salah satu perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Probolinggo Sudarno mengaku, pihaknya siap mensupport para kader Banteng untuk mengambil peluang. Sebab, potensinya begitu besar jika benar-benar dilakukan.

“Ini sangat potensial, sebab peluangnya bagus bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Kami siap menjembatani kalau kader hendak ingin budi daya,” jelas Sudarno yang juga kader Banteng itu.

Sementara itu, menurut Karsinah, peneliti Balitbud Tropika kebun percobaan tersebut dibawah naungan Kementerian Pertanian. Khusus pepaya tersebut, bisa sampai 3 kali dalam seminggu ketika panen.

“Bisa sampai 3 kali dalam seminggu panennya. Biasanya sekali panen sampai 5 kwintal dimana beberapa pedagang beli langsung disini,” kata Karsinah. Harganya cukup murah, setiap kilogramnya pepaya merah delima bisa Rp 3000/kilogram. Para pembeli bisa datang langsung ke lokasi kebun. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...
LEGISLATIF

Widarto: Utang Rp786 Miliar Tak Diperlukan, Jika PAD Jember Digenjot

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak perlu mengambil ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Rampingkan OPD Pemkab Kediri, Jabatan yang Masih Diisi Plt Ikut Dibereskan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana merampingkan sejumlah OPD untuk membentuk organisasi pemerintahan yang ...