Minggu
28 Juni 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketika Pepaya Merah Delima Bikin Kader Banteng Tergiur

PDIP-Jatim-Pepaya-Merah-Delima-30052021

PROBOLINGGO-Tak banyak yang tahu, rupanya ada pepaya jenis ‘Merah Delima’ yang dibudidayakan di Kabupaten Probolinggo. Selain merahnya segar dan rasanya manis, pepaya ini begitu membuat puluhan kader Banteng tergiur.

Budidaya pepaya tersebut, terletak di kebun percobaan, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Beberapa orang, rupanya penasaran kenapa pepaya tersebut disebut merah delima.

Hal itulah, yang membuat puluhan kader Banteng Kota Probolinggo mendatangi pada Sabtu, (29/5/2021). Mereka melihat secara langsung, bagaimana buah pepaya merah delima di pohonnya.

Pepaya jenis merah delima, diketahui merupakan pepaya persilangan antara pepaya jenis California dan Bali. Namun, dibudidayakan awalnya di Solok, Sumatra Barat.

Warnanya yang merah segar, disertai ada bentuk segi lima didalamnya yang membuat disebut pepaya merah delima. Begitu juga rasanya, manisnya alami dan segar dirasakan.

“Hari ini, kita mengunjungi kebun percobaan dimana tengah panen buah pepaya. Para kader bisa menjadikan momentum untuk belajar dan budidaya sesuai intruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution.

Praktis, pilihan kader Banteng tersebut juga membeli banyak untuk dijadikan oleh-oleh. Bahkan, sejumlah kader mengaku ingin melakukan budidaya pepaya merah delima tersebut di rumahnya.

Salah satu perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Probolinggo Sudarno mengaku, pihaknya siap mensupport para kader Banteng untuk mengambil peluang. Sebab, potensinya begitu besar jika benar-benar dilakukan.

“Ini sangat potensial, sebab peluangnya bagus bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Kami siap menjembatani kalau kader hendak ingin budi daya,” jelas Sudarno yang juga kader Banteng itu.

Sementara itu, menurut Karsinah, peneliti Balitbud Tropika kebun percobaan tersebut dibawah naungan Kementerian Pertanian. Khusus pepaya tersebut, bisa sampai 3 kali dalam seminggu ketika panen.

“Bisa sampai 3 kali dalam seminggu panennya. Biasanya sekali panen sampai 5 kwintal dimana beberapa pedagang beli langsung disini,” kata Karsinah. Harganya cukup murah, setiap kilogramnya pepaya merah delima bisa Rp 3000/kilogram. Para pembeli bisa datang langsung ke lokasi kebun. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...
KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...