Kamis
24 September 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puspoll: PDI Perjuangan Partai Bersih, Pro Pemberantasan Korupsi dan Milenial

pdip-jatim-kampanye-massa-banteng-09

JAKARTA – Elektabilitas PDI Perjuangan sampai sekarang masih belum tertandingi oleh partai politik lainnya di republik ini.

Malah, dalam survei Puspoll Indonesia, PDI Perjuangan juga teratas dalam hal persepsi sebagai partai bersih, pro pemberantasan korupsi dan partai mewakili generasi milenial.

Hasil survei Puspoll Indonesia yang dirilis secara daring, Minggu (23/5/2021) menyebutkan, elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 22,3 persen.

Partai Gerindra di urutan kedua dengan elektabilitas 13,4 persen, diikuti PKB di urutan ketiga dengan elektabilitas 9,2 persen.

“Tingkat elektabilitas partai politik tertinggi adalah PDIP dengan perolehan dukungan 22,3 persen,” ungkap Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja.

Eektabilitas parpol menurut survei Puspoll Indonesia. Foto: Puspoll

Golkar berada di posisi keempat dengan angka 8,4 persen, diikuti PKS 7,4 persen, Demokrat 5,3 persen, Nasdem 4,3 persen, PPP 2,8 persen, PAN 1,8 persen.

Partai lainnya tidak mencapai angka 1 persen. Yakni Perindo 0,6 persen, Hanura 0,4 persen, PSI 0,3 persen, PBB 0,2 persen, PBB 0,2 persen, Garuda 0,2 persen, Gelora 0,1 persen, Berkarya 0,1 persen. Sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 23,4 persen.

Survei Puspoll juga merekam beberapa persepsi publik terhadap partai politik. PDIP mendapat respon 19,2 persen, disusul Gerindra 11,8 persen, dan Golkar 8,2 persen dalam tiga besar.

Kemudian, ada pertanyaan mengenai partai paling bersih dari kasus korupsi dan pro pemberantasan korupsi. PDI Perjuangan ternyata masih di posisi tertinggi dengan angka 15,7 persen, disusul Gerindra 10 persen, dan PKS 7,8 persen di posisi tiga besar.

Untuk partai yang dianggap mewakili generasi muda, PDIP juga menduduki peringkat tertinggi dengan 17,1 persen, Gerindra 9,9 persen, dan PKB 7 persen.

Mengenai partai yang paling berpihak terhadap Islam, dalam tiga besar ada PKB 17,6 persen, PKS 15,8 persen, dan Gerindra 8,9 persen.

Puspoll Indonesia melakukan survei wawancara tatap muka selama 20-29 April 2021. Sampel dipilih secara acak dengan metode penarikan sampel acak bertingkat.

Jumlah sampel ditarik sebanyak 1600 responden. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sebaran responden ada di 34 provinsi dengan sampel proporsional.

Sehari sebelumnya, yakni pada Sabtu (22/5/2021), Perkumpulan Kader Bangsa bersama dengan Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) juga merilis hasil surveinya.

Setidaknya ada lima besar partai politik yang paling tinggi elektabilitasnya versi ARSC, yakni, PDI Perjuangan 19,60%, Gerindra 15,03%, Demokrat 14,80%, Golkar 10,40% dan PKS 9,10%. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...