Kamis
24 September 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ambrol 4 Tahun Lalu, Mas Bup: Jembatan Mrican Akan Kita Bangun Lagi

pdip-jatim-jembatan-mrican-kediri

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri bakal membangun kembali Jembatan  Mrican di Sungai Brantas yang ambruk beberapa tahun silam. Jembatan ini salah satu akses penghubung wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.

“Insya Allah Jembatan Mrican akan kita bangun lagi. Komunikasi dengan Wali Kota Kediri sudah, dengan Provinsi Jawa Timur juga sudah,” ungkap Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, usai acara Jumat Ngopi (Ngobrol Persoalan dan Solusi) edisi Kupatan, di Pendopo Panjalu Jayati, Jumat (21/5/2021).

Kader Banteng yang akrab disapa Mas Bup ini pun mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. “Kita akan masuk ke pembebasan lahan. Komunikasi dengan pusat pun sudah kita lakukan,” ujarnya.

Seperti diketahui pada 2017 lalu, karena derasnya arus sungai Brantas akibat diguyur hujan deras selama kurang lebih 4 jam, jembatan buatan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1898 itu ambrol.

Sebelum ambrol diketahui kondisi jembatan diduga dalam keadaan menggantung. Di mana posisi pondasi jembatan sudah tidak menyentuh dasar sungai lagi.

Sebelumnya akses jalan tersebut sudah ditutup oleh pihak pemda dan kepolisian setempat sebagai upaya antisipasi kemungkinan buruk yang terjadi.

Beruntung saat jembatan ambrol tidak ada warga sekitar yang melintas di lokasi, sehingga tidak ada korban jiwa.

Posisi Jembatan Mrican berada di antara dua desa, yakni Desa Jabon Kecamatan Banyakan, dan Desa Jongbiru Kecamatan Gampeng Rejo, Kabupaten Kediri.

Jembatan dengan panjang sekitar 150 meter dan leber 3 meter ini merupakan jembatan milik Pabrik Gula Mrican, yang telah dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Kediri.

Di badan bangunan jembatan terdapat tulisan dalam bahasa Belanda, dengan tanggal dan tahun dibangunnya jembatan itu.

Bagian jembatan yang ambrol berada di sisi barat di wilayah Desa Jabon, dengan panjang sekitar 75 meter.

Jembatan Mrican sebenarnya telah ditutup oleh pihak pabrik gula sejak 1 Desember 2015 lalu, karena kondisinya banyak kerusakan akibat termakan usia. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...