Selasa
03 November 2026 | 5 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Gres Bupati Arifin, Orang Sehat Dapat Insentif Rp 200 Ribu Tiap Bulan

pdip-jatim-nur-arifin-nggalek-100521

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin yang sebelumnya telah sukses menekan angka kemiskinan di Kabupaten Trenggalek melalui Program Gertak (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan), kali ini mengeluarkan program terbaru di bidang kesehatan masyarakat.

Program anyar itu, yakni program bantuan insentif bagi keluarga sehat pra sejahtera. Program di bidang kesehatan masyarakat ini bisa jadi merupakan program yang pertama kali ada di republik ini.

Pasalnya bila beberapa program sebelumnya dari pemerintah adalah memberikan bantuan untuk orang yang sakit melalui program KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan sejenisnya, Bupati Arifin justru menelorkan program bantuan insentif bagi keluarga sehat pra sejahtera.

Caranya adalah dengan memberikan dana insentif setiap bulan sebesar Rp 200 ribu bagi keluarga sehat pra sejahtera yang memenuhi 12 indikator pendataan keluarga sehat.

“Bila 12 indikator terpenuhi maka setiap bulan keluarga pra sejahtera itu mendapat dana insentif 200 ribu rupiah setiap bulannya. Tapi bila salah satu dari 12 indikator tidak terpenuhi otomatis tidak mendapat dana insentif,” terang Arifin di acara penyerahan secara simbolis dana insentif bagi keluarga sehat pra sejahtera di Kantor Kecamatan Munjungan, Senin (10/5/2021).

Arifin menyampaikan program dana insentif bagi keluarga sehat pra sejahtera ini akan terus dijalankan selama dirinya memegang tampuk pemerintahan di Kabupaten Trenggalek.

Bupati milenial yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menjelaskan, tujuan dari pada program tersebut adalah untuk menekan angka kesakitan yang diakibatkan pola hidup kurang sehat.

“Karena mayoritas kesakitan dan angka kematian di Trenggalek disebabkan penyakit seperti hipertensi, diabetes serta DBD yang semua sumber penyakitnya berasal dari pola hidup dan kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu sejumlah 60 keluarga sehat pra sejahtera di Kecamatan Munjungan dikabarkan telah memenuhi 12 indikator tersebut dan berhak mendapat dana insentif yang diberikan secara simbolis oleh Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin di Kantor Kecamatan Munjungan.

Adapun 12 indikator tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek Saeroni melalui akun Whatsapp menyebutkan :

1.Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)

2.Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan

3.Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap

4.Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) ekslusif

5.Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan

6.Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar

7.Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur

8.Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan

9.Anggota keluarga tidak ada yang merokok

10.Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehata Nasional (JKN)

11.Keluarga mempunyai akses sarana air bersih

12.Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Evaluasi Peringkat ke-11 Porprov 2025, Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Menuju Lima Besar

KEDIRI – Kabupaten Kediri membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ...
LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...