Sabtu
05 September 2026 | 5 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Kanigoro Malang Butuh Mesin Panen, Jokowi: Akan Kita Penuhi

pdip-jatim-jokowi-puan-290421-1

MALANG – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau proses panen raya padi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (29/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut ia juga didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Malang H.M. Sanusi.

Presiden Jokowi menjelaskan maksud kehadirannya adalah untuk menyapa dan berdialog dengan perwakilan-perwakilan petani dan masyarakat setempat.

Baca juga: Panen Raya di Malang, Puan: Pertanian adalah Urusan Hidup Matinya Sebuah Bangsa

“Saya bersama dengan ibu Puan Maharani, Ketua DPR RI dan juga para Menteri, Gubernur dan Bupati Malang, memastikan bahwa produksi padi yang ada, dari panen yang ada betul-betul bisa memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padinya yang dipanen, kemudian nanti muncul produksi menjadi beras,” terang Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, kedaulatan pangan benar-benar bisa direalisasikan sehingga bangsa Indonesia tidak perlu melakukan impor pangan dari negara lain.

Dia juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh para petani di Desa Kanigoro, dimana dapat mengembangkan padi varietas IPB 3S yang dapat menghasilkan 12 ton per hektar.

“Saya tadi juga mendapatkan informasi banyak mengenai 1 hektar yang ditanam dengan varietas IPB 3S yang bisa menghasilkan 12 ton. Ini hasil yang bagus sekali dan saya tindak lanjuti dengan IPB agar ini bisa dikembangkan dalam jumlah yang besar lagi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meminta kalkulasi mengenai jumlah total produksi beras bisa benar-benar dihitung. Sehingga pemerintah dapat menetapkan kebijakan untuk tidak melakukan impor beras.

“Mengenai jumlah produksi itu harus betul-betul dikalkulasi dan bisa dihitung. Oleh sebab itu, kita tidak perlu yang namanya impor. Tetapi hitungannya harus pasti, karena menyangkut masalah perut dan masalah makan rakyat, itu dari sini,” jelasnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan kebutuhan-kebutuhan petani di Desa Kanigoro terkait penyediaan alat-alat produksi.

Menurutnya untuk mendukung peningkatan hasil tani diperlukan juga peralatan yang dapat menunjang dan memudahkan pekerjaan para petani.

“Tadi diminta oleh para petani mengenai mesin panen, traktor, dan hal-hal yang lainnya. Saya kira, tadi sampaikan, akan kita penuhi karena memang sangat dibutuhkan sekali oleh para petani disini,” kata Jokowi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...