GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan santunan kepada 1000 anak yatim. Acara dilaksanakan di sejumlah tempat melalui sambungan internet, dengan tempat utama di Masjid Al Innabah, Komplek Kantor Bupati Gresik.
Santunan tersebut merupakan tradisi tahunan setiap Ramadhan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik.
Gus Yani mengaku sangat berterimakasih kepada semua pihak terkait. Terutama pihak pemberi zakat (muzakki) yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas Gresik.
“Saya berharap anak-anakku semua sehat selalu, bisa mewujudkan cita-citanya menjadi orang berguna bagi nusa dan agama,” kata Gus Yani kepada 1000 anak yatim itu, Selasa (27/4/2021) petang.
Gus Yani menyatakan, selaku pemerintah akan selalu hadir ditengah masyarakat yang kesulitan. Kebetulan kali ini dia hadir bersama Baznas Gresik.

Pembagian zakat di Masjid Al Innabah sebagai zona 1 diikuti sebanyak 369 anak. Lainnya dilakukan dengan menggunakan sambungan internet. Di zona II, pembagian zakat diberikan kepada 226 anak di kantor SKB Cerme. Zona III sebanyak 150 anak di Balai desa Karangandong, Driyorejo. Dan zona IV sebanyak 255 anak di SMK Assa’adah Kecamatan Bungah yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
Ketua Baznas Gresik Abdul Munif mengatakan, selain membagikan kepada anak yatim, Baznas juga memberikan insentif kepada 600 Guru ngaji TPQ/TPA, 300 orang Marbot atau pengurus masjid atau mushala, 400 orang guru swasta atau honorer, 134 hafidh dan hafidoh (penghafal Al AQuran), 500 dhuafa fakir dan miskin, donasi untuk 4 lembaga pesantren dan membagikan 1500 zakat fitrah. Total seluruh santunan pada kegiatan Baznas tersebut sebesar Rp 915,5 juta.
“Sumber dana kegiatan tersebut berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dari para pemberi zakat, munfiq (orang yang berinfaq dan bersedekah) di Kabupaten Gresik tahun 2021. Semoga tahun depan akan lebih banyak lagi yang bisa kami santuni,” kata Abdul Munif. (mus/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












