Jumat
09 Oktober 2026 | 12 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perantau Asal Tulungagung Dilarang Pulkam, Kecuali Pemudik Ini

pdip-jatim-ilustrasi-pemudik-260421

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, benar-benar memberi perhatian khusus atas rencana kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di saat ada larangan mudik Lebaran. Terlebih PMI yang bakal pulang ke Tulungagung mencapai tidak kurang dari 1.283 orang.

Saat ini dia sudah mempersiapkan tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung untuk mengantisipasi segala kemungkinan dengan kedatangan para PMI tersebut.

Baca juga: Bupati Maryoto Minta TKI Tulungagung Tidak Mudik Lebaran

“Nanti dilakukan pengamanan pada mereka (PMI) dari satgas dan lainnya,” kata Maryoto usai acara Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Senin (26/4/2021).

Kader PDI Perjuangan ini menyebut setidaknya sebanyak 1.283 PMI asal Kabupaten Tulungagung yang telah habis masa kontraknya bekerja di luar negeri akan pulang kampung (pulkam) ke Kota Marmer.

“Karena kontraknya habis mereka diperbolehkan pulang, jadi pengecualian larangan mudik,” sambung dia.

Selanjutnya, Maryoto menyatakan dengan rencana kedatangan para pahlawan devisa ini pula diselenggarakan rapat antara Forkopimda Kabupaten Tulungagung dan Forkopimcam se-Tulungagung. Rapat berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusmaning Bongso pada Senin (26/4/2021) siang.

Dia menyatakan pengecualian larangan mudik Lebaran juga berlaku bagi para santri. Mereka diperbolehkan mudik setelah pondok pesantrennya menjalani masa libur.

“Untuk santri ini nanti ditata antara pondok pesantren dan petugas yang ditunjuk,” terang Maryoto.

Mantan Wabup Tulungagung ini menegaskan pengecualian larangan mudik bagi santri sudah menjadi kebijakan pemerintah. “Kalau dari (pemerintah) atas boleh di sini (Tulungagung) ya boleh (mudik) juga,” ujarnya.

Sedang untuk larangan mudik bagi seluruh warga, termasuk ASN, menurut dia akan dilakukan sosialisasi pada masyarakat.

“Sosialisasi pertama dilakukan pada keluarga lewat Satgas sampai ke desa-desa. Penegasannya dilakukan saat rapat antara Satgas dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat,” papar dia.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung, AKBP  Handono Subiakto, terkait larangan mudik telah menyiapkan pos-pos sebagai titik penyekatan.

“Ada titik-titik penyekatan. Di antara penyekatan yang berbatasan dengan provinsi lain dan daerah yang sesuai zonasi akan kita lakukan penyekatan, sehingga larangan mudik bisa dilakukan dengan baik,” tandas Handono.

Selain itu, perwira menengah polisi tersebut juga menyatakan akan mendirikan pos pelayanan di samping pos penyekatan. Pos pelayanan ini agar tidak sampai terjadi kemacetan dan antisipasi kerumunan masyarakat. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...