Selasa
03 November 2026 | 2 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Minta Pedagang Pasar Besar Malang Tidak Resah, Made: Revitalisasi Masih Wacana!

pdip-jatim-made-pedagang-pasar-malang05

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menegaskan, rencana revitalisasi Pasar Besar Malang masih sekadar wacana. Karena itu, dia minta para pedagang Pasar Besar tidak resah dan beraktifitas seperti biasa.

Menanggapi aduan dari para pedagang, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjelaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Walikota belum Resmi 

Made mengatakan, sampai hari ini tidak ada surat masuk kepada DPRD Kota Malang terkait rencana revitalisasi Pasar Besar tersebut. “Wali Kota belum ada satu suratpun kepada DPRD terkait revitalisasi Pasar Besar,” ungkap Made, Selasa (20/4/2021).

Sehari sebelumnya, Made Riandiana Kartika menerima audiensi Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) terkait isu revitalisasi Pasar Besar. Audiensi itu digelar seiring makin ramainya isu di tengah masyarakat mengenai rencana Pemkot Malang merevitalisasi Pasar Besar.

Made yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini menambahkan, sampai saat ini juga masih belum ada surat yang diajukan PT Matahari selaku pengelola Pasar Besar kepada Pemkot Malang untuk mengubah perjanjian kerja sama yang ada.

“Matahari juga belum ada jawaban dan surat resmi ke pemerintah kota. Tidak mungkin dibangun. Matahari apabila pada bulan Juli belum mengubah addendum, tahun depan tidak mungkin dibangun,” jelasnya.

Pihaknya juga berkomitmen dalam setiap perumusan program yang berkaitan dengan renovasi maupun revitalisasi Pasar Besar, akan terus berkomunikasi dengan para pedagang.

“Saya dalam memutuskan adendum itu pasti saya libatkan pedagang sebagai subjek dan objek yang memiliki hak dan tanggung jawab yang harus dipenuhi. Supaya kita bisa mendeteksi kebutuhan-kebutuhan para pedagang lebih dini sehingga komunikasi terbangun,” imbuhnya.

“Mau membangun tanpa melibatkan dewan itu tidak mungkin. Jadi menurut saya tidak perlu ditanggapi secara  berlebihan. Jalan saja seperti biasa,” tegas Made.

Sementara itu, dalam audiensi kemarin, Ketua Hippama Muhammad Hatta mengatakan, rencana revitalisasi Pasar Besar tidak melalui tahapan hearing dengan para pedagang.

“Kita punya pemikiran selain pandemi Covid-19, sekarang banyak orang susah di bawah. Saya minta kepada bapak pimpinan, pembangunan ini supaya dihentikan. Wali kota jangan koar-koar ingin lapak pedagang dibongkar,” ujar Hatta.

Sedang Sekretaris Hippama Zainul mengungkapkan timbulnya ketakutan pedagang akan adanya rencana revitalisasi pasar ini. Menurutnya pedagang sudah seharusnya dilibatkan dalam proses perencanaan revitalisasi Pasar Besar sebagai pihak yang terdampak kelak.

Lebih-lebih, setelah Pemkot Malang bicara di media bahwa anggaran untuk revitalisasi Pasar Besar disiapkan sebesar Rp. 125 miliar, menurutnya ini semakin membuat pedagang resah.

Pihaknya juga menanyakan rasionalisasi dari Pemkot Malang dalam melakukan revitalisasi. Menurutnya kebutuhan pedagang hanya sekadar renovasi di beberapa titik di Pasar Besar yang terdapat kebocoran pada saat hujan. (ace)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...