Sabtu
30 Mei 2026 | 9 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pancasila Tak Masuk Mata Pelajaran, Untari: Ini Sangat Sembrono

pdip-jatim-untari-180421-1

MALANG – Munculnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang di dalamnya menghapus Pancasila dalam mata pelajaran dan kuliah menuai kritik banyak pihak. Salah satunya dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP.

Dia menyayangkan dalam PP tersebut tidak memasukkan pendidikan Pancasila. Padahal PP tersebut akan mengatur penyusunan kurikulum siswa mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. “Ini sesuatu yang sangat sembrono,” ucap Sri Untari, Minggu (18/4/2021).

Menurutnya, kebijakan ini bertentangan dengan apa yang diperjuangkan Presiden Joko Widodo yang selama ini terus konsisten memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.

Apalagi di era modern saat ini, ideologi-ideologi dari luar sangat mudah masuk ke Indonesia. Sehingga pendidikan Pancasila merupakan garda terdepan dalam menghalau masuknya paham radikalisme dan ekstimisme masuk ke bumi Nusantara.

“Karena Indonesia negara trans dimana perlintasan ideologi-ideologi bangsa bisa mampir ke Indonesia,” jelasnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga menjabarkan secara historis dalam perjalanannya bangsa Indonesia mendapatkan berbagai pengaruh ideologi-ideologi dan agama besar di dunia.

Namun, dalam prosesnya pengaruh-pengaruh ideologi dan agama tersebut tersaring dalam masyarakat Indonesia yang kemudian menjadi local genius.

Oleh karenanya, menurut Sri Untari, pendidikan Pancasila sudah seharusnya dimasukkan dalam kurikulum pendidikan bagi siswa sekokah dasar hingga menengah atas.

Dia menegaskan bahwa Pancasila sebagai konstitusi dasar negara Indonesia harus diturunkan kepada generasi penerus bangsa.

“Maka tidak menjadi salah apabila PP-nya menyebut dengan benar bahwa mata pelajaran dasar pendidikan Pancasila diberikan ke anak anak kita,” tegasnya.

Ketua Umum Dekopin itu juga mendorong adanya pendidikan yang berorientasi pada Pancasila. Dalam rangka optimalisasi dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam semua segmen kehidupan, dimulai dari pendidikan anak usia dini atau PAUD.

“Dimulai dari PAUD hingga sekolah menengah atas harus betul-betul memiliki guru dan kurikulum serta tenaga pendidikan yang memiliki orientasi khusus tentang Pancasila,” terang Untari.

Dia juga mengusulkan terbentuknya laboratorium Pancasila. Sehingga pengajar dan guru memiliki mindset Pancasila.

“Nanti saat ujian penyaringan guru, yang harus jadi dasar utama penilaian atau tes adalah ideologi. Jika tes ideologi ini gagal ya nggak usah diterima menjadi tenaga kependidikan,” ucapnya.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu juga mengusulkan adanya tes idelogi negara dan tes khusus psikologi tentang ideologi negara kepada calon guru atau tenaga kependidikan.

Tujuannya untuk mengetahui kadar pemahaman tenaga pengajar dan guru mengenai ideologi Pancasila. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...
SUARA MUDA

Ijo-Abang di Bondowoso: Kisah Lora Muda Menakhodai PAC PDI Perjuangan 

Lora Mohammad Ainul Yaqin, cucu pengasuh Ponpes Al-Utsmani Bondowoso, memilih terjun ke politik melalui PDI ...
KABAR CABANG

Pra-event Soekarno Fun Run 2026, Ketika Jalanan Jember Dipenuhi Langkah Anak Muda

Puluhan anak muda memadati pra-event Soekarno Fun Run 2026 di Jember. Bukan sekadar olahraga, lari kini menjadi ...