Selasa
11 Agustus 2026 | 2 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Daring Kurang Maksimal, Joko Suyono Dorong Pemkab Magetan Gelar PTM Terbatas

pdip-jatim-ptm-terbatas-joko-suyono

MAGETAN – Anggota Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Joko Suyono mendorong Pemkab Magetan dan sekolah yang telah memenuhi daftar periksa segera menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 

Menurutnya, pembukaan sekolah sudah ditunggu masyarakat terutama orangtua. Dia menyebut, pembelajaran secara daring (online) tidak bisa maksimal karena ada siswa yang tidak mempunyai gawai, atau rumahnya di daerah yang sulit akses internet.

Penerapan PTM terbatas itu, kata Joko, juga harus disertai kewajiban bagi siswa untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Secara terbuka, ungkap Joko, dorongan ini sudah dia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Magetan beberapa hari lalu.

“Kita dari PDI Perjuangan tegas menanyakan bagaimana program Dikpora untuk menyikapi ini. Kita jadi prihatin dengan nasib siswa apabila proses pembelajaran tatap muka ini belum juga dimulai walaupun dilakukan dengan terbatas,” kata Joko Suyono, Jumat (19/3/2021).

Menurutnya, di Magetan ada sekolah di lingkungan Kemenag bisa dan sudah menggelar PTM terbatas. Siswa masuk setengah dari kapasitas, yang biasanya jumlah siswa 30, per harinya masuk 15 anak.

“Dan ini sudah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Kenapa Dinas belum bisa memulai pembelajaran tatap muka terbatas dengan standar dan protokol kesehatan yang ketat, melalui model-model pembelajaran yang sudah dilakukan bisa dijadikan contoh,” ujarnya.

Dia pun minta kepala sekolah untuk wajib memberi edukasi penerapan prokes dan wajib memastikan protokol ini berjalan selama PTM terbatas dilakukan. Setiap sekolah, tambah Joko, diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 dengan melibatkan komite sekolah.

Sedang Pemkab Magetan, lanjut mantan Ketua DPRD ini, bertanggung  jawab memastikan pemenuhan daftar periksa sekolah bersama dinas pendidikan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PTM bersama dinas kesehatan, serta melakukan testing jika ada yang teridentifikasi gejala covid 19.

Dengan dibukanya PTM, imbuh Joko, diharapkan bukan hanya siswa bisa mengikuti pelajaran saja. “Tapi perkembangan mental dan psikisnya jangan sampai anak dengan mental SD tahu-tahu sudah masuk SMP, begitu juga anak mental SMP tahu-tahu sudah SMA/SMK,” tutupnya. (rud)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...