Minggu
06 September 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mulai 1 April Layanan Kesehatan bagi Warga Surabaya Cukup Tunjukkan KTP

pdip-jatim-eri-bpjs-kesejatan-160321

SURABAYA – Pemkot Surabaya dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Surabaya menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Selasa (16/3/2021), terkait kerjasama program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) untuk warga Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan bersama ini untuk memastikan bahwa ke depan seluruh warga Surabaya secara otomatis apabila ingin mendapatkan layanan kesehatan cukup menggunakan KTP.

“MoU ini sebenarnya adalah untuk memastikan Surabaya datanya sudah 95 persen lebih. Karena kalau sudah begitu, maka seluruh warga Surabaya secara otomatis kalau sakit, tidak usah pakai surat macam-macam cukup dengan KTP langsung bisa dilayani kesehatannya,” ujar Eri.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk mencocokkan data pengguna BPJS dengan pemerintah pusat agar tidak terjadi kesalahan data.

“Universal Health Coverage (UHC) ini untuk warga Surabaya, karena ini APBD Surabaya pendapatannya dari pajaknya warga Surabaya, jadi kenapa tidak kita kembalikan ke warga Surabaya untuk kesehatannya,” imbuhnya.

Rencananya, mulai April 2021 nanti, warga Surabaya sudah bisa merasakan manfaat dari program kesehatan yang diusung wali kota kader PDI Perjuangan ini. Dimana untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, warga hanya perlu menunjukkan KTP ke fasilitas kesehatan yang telah bekerjasama dengan BPJS dan Pemerintah Kota.

“Insya Allah mulai bulan April seluruh warga Surabaya yang ber KTP Surabaya di manapun rumah sakit yang kerja sama dengan pemerintah kota, terutama rumah sakit pemerintah, di RS Soewandhie itu cukup dengan KTP sudah bisa dilayani kesehatannya,” ujar dia.

Pelayanan kesehatan  ini bukan hanya ditujukan untuk warga miskin, namun juga seluruh warga Surabaya yang terdampak pandemi.

“Kita ingin betul warga Surabaya ini kita sejahterakan dengan kesehatan. Contoh, dia sakit di kelas 1 tiba-tiba dia tidak bisa membayar, dia berubah ke kelas tiga secara otomatis akan dicover oleh Pemerintah Kota,” tandas Eri.

Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan menyatakan kesiapannya melayani warga, asalkan data KTP telah sesuai dengan yang tercatat di Dukcapil Surabaya.

Kepala BPJS Cabang Surabaya Betsy Roeroe berharap, dengan  adanya kerja sama antara Pemkot dengan BPJS ini dapat meningkatkan kesejahteraan kesehatan warga Surabaya.

“Harapannya semua penduduk Surabaya bisa mendapatkan pelayanan yang selayaknya dengan jaminan kesehatan yang lebih baik,” ucap Betsy. (nia)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...