Rabu
09 September 2026 | 4 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

4 Strategi Jokowi Susun Tim Kabinet

PDIP JATIM-Jokowi di Monas

PDIP JATIM-Jokowi di MonasJAKARTA – Presiden terpilih periode 2014 Joko Widodo (Jokowi) berencana akan membuat tim khusus untuk membantunya dalam menyeleksi siapa yang pantas mengisi posisi menteri dalam kabinetnya. Jokowi pun sudah membayangkan siapa saja orang-orang yang akan ditunjuknya nanti.

Hingga kini, Jokowi mengaku sudah mendapat banyak masukan dari tim sukses dan orang-orang terdekatnya soal ancang-ancang membentuk tim kabinet. Namun Jokowi tetap akan berhati-hati dan tak sembarang memilih orang.

Berikut beberapa langkah-langkah Jokowi untuk menyusun tim kabinetnya

1.Bentuk tim pemburu calon menteri

– Jokowi akan membuat tim khusus untuk membantunya dalam menyeleksi siapa yang pantas mengisi posisi menteri dalam kabinetnya kelak. Tim khusus tersebut adalah tim pemburu calon menteri atau head hunter.

“Kami ini sekarang buat tim pemburu. Nanti tugasnya mencari, memburu seperti mencari bakat gitu loh, head hunter,” ungkapnya di Pasar Klitikan Notoharjo, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/7).

2.Tim kabinet dipastikan diisi orang profesional

– Jokowi mengungkapkan, tim pemburu yang dibentuknya ini akan bekerja secara terpisah dengan tim yang bekerja di rumah transisi. Tim ini akan diisi kalangan profesional. Tetapi dia tidak memberitahukan siapa-siapa saja yang dipercaya dalam tim tersebut.

“Itu dari profesional. Itu saya yang minta masukan,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, akan menggunakan berbagai cara agar agar kabinet yang bersih dan siap kerja dapat tersusun pada masa kepemimpinannya. Sebab dia mencari sosok menteri yang memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan dan siap melayani.

“Semua jurus akan saya gunakan. Baik lewat partisipasi publik ataupun tim pemburu itu tadi,” tutup Jokowi.

3.Lirik politikus yang profesional

– Jokowi mengatakan ada beberapa kriteria yang akan diterapkan untuk semua menteri pendukungnya. Adapun beberapa kriteria tersebut adalah memiliki kepemimpinan yang kuat, profesional dan berintegritas. Bahkan politikus yang dirasa berkualitas akan digandeng langsung oleh Jokowi.

“Profesional itu bisa dari partai bisa juga tidak. Siapa bilang orang-orang partai politik tidak ada yang profesional?,” kata Jokowi.

4.Tidak gunakan proses lelang

– Jokowi menyatakan, pemilihan menteri berbeda dengan lelang jabatan lurah dan camat yang dulu pernah diterapkannya. Selain ditelisik track record-nya secara detail, Jokowi tetap akan melakukan fit and proper test untuk mengetahui sejauh mana kemampuan calon menteri tersebut.

“Tidak ada proses lelang. Tapi fit and proper tesnya iya dong,” imbuh penggemar musik metal ini. – Merdeka.com

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...