Senin
20 April 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Jember Kawal Bupati-Wabup Terpilih di Luar Pemerintahan

pdip-jatim-dpc-jember-100221-1

JEMBER – PDI Perjuangan siap jadi oposisi pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Jember periode 2021-2024, Hendy Siswanto-M Balya Firjaun Barlaman (Hendy-Gus Firjaun) yang bakal dilantik 17 Februari 2021 depan.

“Kami akan berada di luar pemerintahan untuk mengawal dengan kritik konstruktif, bukan menjadi oposisi penghambat program yang baik untuk rakyat,” tegas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto dalam konferensi pers di kantor DPC Jember, Rabu (10/2/2021).

Sikap untuk selalu kritis terhadap pemerintahan Hendy-Gus Firjaun tersebut, jelas Widarto, tidak berkaitan dengan kekalahan pasangan Abdus Salam-Ifan Ariadna yang diusung Partainya dalam Pilkada 2020.

“Kami ucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih. Semoga dapat menjalankan visi, misi, dan program yang dijanjikan saat kampanye,” ucapnya.

Dalam masa konsolidasi demokrasi, lanjut dia, PDI Perjuangan sebagai partai politik tetap dan terus akan berkhidmat untuk kepentingan rakyat.

Menurutnya, partai politik menjadi sangat penting bukan hanya untuk membentuk pemerintahan, tapi juga membangun daya kritis rakyat yang efektif di luar pemerintahan.

“Kami punya pengalaman sebagai partai di luar pemerintahan di tingkat nasional pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004-2014 dan akan menjadi spirit serta pengalaman dalam menjalankan posisi yang sama di Jember,” terang Widarto.

Partainya, termasuk Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember akan bekerja dalam mekanisme checks and balances, namun tetap mendukung kebijakan Bupati-Wabup Jember periode 2021-2024 jika berpihak kepada rakyat.

“Kami akan berada di paling depan menentang melalui mekanisme peraturan dan perundang-undangan jika kebijakan yang diambil merugikan rakyat nantinya,” tandas Widarto.

Dia menilai persoalan birokrasi, APBD, infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan, pengelolaan sumber daya alam, kesejahteraan sosial, pelayanan publik, dan tata ruang memerlukan daya kritis dari partai politik dan DPRD untuk menempatkan kepentingan rakyat pada posisi paling utama dibandingkan kepentingan kelompok, apalagi pribadi.

“Banyaknya persoalan di Jember saat ini memerlukan penanganan secara tepat, baik menyangkut ketepatan data, analisa yang tepat, maupun kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, sehingga perlu partai politik yang kritis dan konstruktif,” katanya.

Meski berada di luar pemerintahan, imbuh Widarto, PDI Perjuangan tetap berkomitmen siap turun tangan menyelesaikan berbagai persoalan rakyat dan akan hadir sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...