Rabu
16 September 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDI Perjuangan: Sungai Tercemar Ancam Peradaban Manusia

pdip-jatim-aliran-sungai-ciliwung

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan pada 10 Januari 2021 salah satu subtemanya adalah soal sungai lewat “Cinta Ciliwung Bersih”.

Menurut Hasto, kegiatan “Cinta Ciliwung Bersih” sebagai kelanjutan program Merawat Bumi ini dilakukan dengan gerakan penghijauan secara serentak dan sekaligus gerakan membersihkan sungai. 

Untuk tahun ini, sebutnya, dipusatkan di sepanjang Sungai Ciliwung. Namun, kegiatan sejenis juga dilaksanakan kader partai di seluruh Indonesia, di sungai apapun yang terdekat dengan lingkungannya masing-masing.  

Baca juga: Perayaan HUT ke-48 PDI Perjuangan Sarat Atraksi Budaya

“Mengapa sungai? Bicara sungai maka sebenarnya berbicara soal peradaban manusia. Sebab sungai membawa air dan nutrisi ke area di seluruh bumi,” terang Hasto, Jumat (8/1/2021).

Dia menekankan jangan membayangkan sungai hanya sebagai saluran drainase. Tapi sebagai sebuah habitat, yang menyediakan habitat dan makanan yang sangat baik bagi banyak organisme di bumi. 

Banyak tumbuhan, bebek, ikan, yang akhirnya dikonsumsi manusia yang akhirnya mampu membangun peradaban. Maka ketika sungai tercemar, lanjutnya, semua makhluk hidup yang terkaitnya, juga kehidupan sekitarnya, akan tercemar. 

Beras yang kita makan di kota, sebut Hasto, bisa jadi adalah dari padi yang ditanam di wilayah yang diairi sungai tercemar merkuri, misalnya. Sehingga membiarkan sungai tercemar, sama saja mengancam peradaban manusia.  

Dia mencatat laporan dari berbagai lembaga resmi pemerintahan dan lembaga swadaya masyarakat, setiap tahun ratusan ribu anak Indonesia menjadi korban pencemaran sungai di Indonesia. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun lalu saja menyebut 98 persen sungai yang ada di Indonesia telah tercemar. 

Kondisi parah terjadi di sungai-sungai yang ada di Pulau Jawa. Yang paling parah adalah Sungai Citarum. 

Namun sungai-sungai lainnya juga tercemar. Seperti Sungai Kapuas, Sungai Brantas, Sungai Bengawan Solo, Sungai Ciliwung, Cisadane, dan Sungai Siak. 

“Kalau kita membiarkan ini, maka sama saja pembunuhan masa depan generasi kita. Sama saja kita membiarkan peradaban Indonesia segera mati justru karena kita tak memelihara sungai dengan baik dan benar,” ujarnya.  

Untuk itu, pihaknya menyadari sepenuhnya bahwa politik bukan sebatas pertarungan politik di pemilu maupun pilkada. Namun bagaimana mengelola kekuasaan yang membumi demi kesejahteraan rakyat dan Indonesia Raya. 

Politik, tambah Hasto, harus bisa mewujudkan kehidupan masyarakat  yang sejahtera, santun dan penuh tanggung jawab, termasuk lingkungan hidupnya. Untuk mewujudkannya, partai politik tak bisa bergerak sendiri. 

Tapi sebaliknya justru harus melibatkan peran serta rakyat itu sendiri. Maka peran partai politik adalah juga mengorganisasi serta menggerakkan rakyat. 

“Agar rakyat bergerak, maka harus dimulai dengan sebuah kesadaran bersama. Pada konteks inilah maka PDI Perjuangan takkan berhenti dan akan terus menerus menyuarakan lewat Gerakan Merawat Bumi,” tegas dia.  

Gerakan Merawat Bumi lewat “Cinta Ciliwung Bersih” yang akan dilaksanakan pada peringatan HUT PDI Perjuangan ini juga takkan melupakan betapa pentingnya menjaga kedisiplinan protokol kesehatan pandemi Covid-19. 

“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan seluruh rakyat Indonesia agar disiplin menjalankannya,” kata Hasto. 

“Maka seluruh kegiatan “Cinta Ciliwung Bersih” diwajibkan memenuhi seluruh ketentuan protokol kesehatan. Pencegahan Covid-19 menjadi tanggung jawab kita bersama. Begitu pesan Ibu Megawati,” tutupnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...