Minggu
18 Oktober 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Paslon Niat Gresik Bakal Subsidi Tiket Kapal bagi Warga Bawean

pdip-jatim-paslon-niat-gresik-131120

GRESIK – Cabup-Cawabup Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan mengakomodir kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak Pulau Bawean. Salah satunya, berupa penyediaan alat transportasi laut berupa kapal.

“Kalau Allah SWT menakdirkan Gus Yani-Bu Min terpilih dan dilantik menjadi Bupati dan Wabup, kami telah menyiapkan program pengadaan kapal penumpang untuk penyeberangan masyarakat Bawean,” ujar Gus Yani didampingi Bu Min, Kamis (12/11/2020).

Pihaknya juga bakal bekerja sama dengan pengelola kapal untuk memberikan subsidi tiket kapal bagi warga ber-KTP Bawean yang masuk kategori pelajar, santri, mahasiswa, dan warga tak mampu.

“Usai dilantik kami akan langsung bekerja sama dengan pihak kapal selama satu periode (5 tahun) untuk memberikan diskon tiket ekonomi kapal cepat tujuan Bawean-Gresik Pulang Pergi (PP). Syaratnya, hanya menunjukkan KTP asli warga Bawean dan kartu tanda pelajar, mahasiswa, santri, dan warga tak mampu saat pembelian tiket di loket,” ujarnya.

Program tersebut merupakan wujud dari implementasi “Gresik Cerdas” yang tertuang dalam Nawa Karsa. Menurut Gus Yani, melalui program Gresik Cerdas tersebut, pihaknya akan memberikan subsidi sebesar 20-30 persen dari harga tiket kapal Express Bahari maupun Natuna Express.

Tidak hanya itu, Gus Yani menyatakan pemerintahannya akan menjalin kerjasama dengan Komando Armada (Koarmada) Surabaya untuk mengakomodasi para warga Bawean agar tetap bisa menjalankan rutinitasnya, meski dalam kondisi cuaca buruk.

“Program Gresik Cerdas ini merupakan komitmen Paslon Niat untuk meningkatkan pelayanan publik di pulau Bawean sebagai rintisan pulau pendidikan. Makanya, salah satu upaya yang kami lakukan adalah, dengan memudahkan transportasi penyeberangan sebagai upaya menunjang infrastruktur ke pulau Bawean yang selama ini diraskaan warga belum berfungsi secara maksimal,” urainya.

Sebab, ia menilai hadirnya Bandara Harun Tohir dengan pesawat perintis selama ini belum efektif untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi warga Bawean.

Lantaran, transportasi udara tersebut hanya berkapasitas 10-12 penumpang. Selain itu harga tiket pesawat juga tidak ekonomis untuk penumpang kelas ekonomi menengah ke bawah, maupun penumpang berlatarbelakang santri, mahasiswa, dan pelajar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...