Kamis
02 Juli 2026 | 8 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FKUB Gelar Rakornas, Ini Pesan Presiden Jokowi

pdip-jatim-jokowi-031120

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan, kebinekaan dalam masyarakat Indonesia merupakan anugerah dari Allah SWT yang harus terus dijaga dan dipertahankan sebagai kekuatan bangsa Indonesia.

Menurutnya, di tengah dinamika sosial dan politik global, kemajemukan bangsa, termasuk keberagaman agama, tak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk tetap hidup rukun, saling mengayomi, dan saling melindungi sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air.

“Kerukunan antarumat beragama tidak muncul secara tiba-tiba. Kerukunan itu merupakan hasil dari kesadaran bersama bahwa perpecahan dan egoisme golongan akan membawa kehancuran,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan amanatnya secara virtual dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Selasa (3/11/2020).

Jokowi mengatakan bahwa kerukunan yang telah lama terbentuk tersebut merupakan hasil ikhtiar bersama untuk hidup saling menghormati dengan tidak memberi ruang bagi tumbuhnya rasa saling curiga dan berkembangnya benih-benih permusuhan yang pada akhirnya dapat memecah belah persatuan dan persaudaraan bangsa.

Atas dasar hal itu, dia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi para penggerak dan aktivis kerukunan umat beragama yang dalam kesehariannya tak lelah untuk merawat kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat. Upaya-upaya serupa itulah yang menyebabkan bangsa Indonesia dapat menikmati kehidupan berbangsa yang kondusif dan harmonis.

“Forum Kerukunan Umat Beragama merupakan miniatur kebinekaan Indonesia. Saya berharap tidak ada satupun yang ditinggalkan ataupun dipinggirkan. FKUB hendaknya menjadi tenda bangsa yang mengayomi semua umat beragama dari beragam kelompok. Komitmen ini harus tertanam kuat dalam kesadaran para tokoh dan aktivis FKUB di semua tingkatan,” tegasnya.

Pemerintah sendiri memberikan dukungan penuh agar peran-peran FKUB dapat semakin optimal dalam menyemai nilai-nilai moderasi beragama. Menurut Jokowi, moderasi beragama merupakan pilihan tepat dan selaras dengan jiwa Pancasila di tengah adanya gelombang ekstremisme di berbagai belahan dunia.

“Tantangan kehidupan beragama kian hari kian berat. Kehadiran media sosial dalam mewarnai kehidupan beragama dewasa ini tidak bisa diabaikan. Tidak jarang media sosial membawa racun seperti hoaks dan ujaran-ujaran kebencian yang justru menimbulkan perpecahan,” kata Jokowi.

“Untuk itu dibutuhkan figur dan tokoh-tokoh agama yang mempersatukan, merangkul, serta piawai melunakkan perbedaan pilihan dan paham menjadi kekuatan sehingga umat tidak terjebak pada pandangan-pandangan yang ekstrem dan melegalkan kekerasan,” tambah dia.

Kepala Negara berharap agar pertemuan penting FKUB tersebut dapat melahirkan rumusan-rumusan visioner dan rencana-rencana program strategis untuk meneguhkan nilai-nilai moderasi dan toleransi beragama. Juga menjadi ajang dialog atas berbagai permasalahan yang masih mengganjal dan menemukan jalan keluar yang konstruktif bagi kerukunan antarumat beragama di Indonesia. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...
LEGISLATIF

Jaga Stabilitas Harga di Tingkat Peternak, DPRD Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur

Komisi B DPRD Jatim menyiapkan Perda Tata Niaga Telur untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Bondowoso Ingatkan Opini WTP Tak Boleh Tutupi Persoalan Tata Kelola Keuangan Daerah

BONDOWOSO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso mengingatkan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Matangkan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Ranting

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menggelar rapat koordinasi di Kantor DPC PDI ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Gandeng LKSA Penuhi Kuota Sekolah Rakyat

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mempercepat pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat dengan menggandeng ...
EKSEKUTIF

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan ...