Selasa
22 September 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Silaturahmi dan Bukber di PWNU Jatim

jokowi silaturahmi di jp

image

SURABAYA – Usai mengunjungi data centre tim Jokowi-JK Jawa Timur di kantor PDI Perjuangan Kendangsari 57 Surabaya, sore ini, Senin (14/7/2014) calon presiden nomor 2 Joko Widodo mengunjungi kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di jalan Masjid Al Akbar Timur 9 Surabaya. Selain silaturahmi, Jokowi berbuka puasa bersama dan Salat Magrib berjamaah dengan jajaran pengurus PWNU.

Jokowi yang didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Sirmadji Tj, Ketua DPD Baitul Muslimin Indonesia Jatim H.M Buchori, Ketua Umum PKB Jatim Abdul Halim Iskandar,
dan Ketua Bapilu Partai Nasdem Dr M Mufti Mubarok, diterima oleh jajaran pengurus PWNU Jatim di ruang pertemuan utama kantor PW NU Jatim. Nampak di antaranya Ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakil Alallah, Ali Maschan Musa, Dr Ahmad Muzaki, Rubaidi, Arif Afandi, dan lain-lain.

KH Hasan Mutawakil Alallah, dalam sambutannya mengimbau agar masyarakat bersikap dewasa dalam menyikapi hasil pemilu. “Siapa pun yang terpilih nanti tidak lebih penting dari terbentuknya kepemimpinan bangsa Indonesia. Karena itu hendaknya kita menahan diri, sabar menunggu ketetapan KPU dan menjaga tepa selira antar capres maupun pendukung semua calon presiden,” ujar dia.

Lebih lanjut, Mutawakil menegaskan dua hal terkait penyelenggaraan pilpres kali ini. Pertama, NU Jatim tidak akan menolerir segala bentuk ketidakjujuran atau rekayasa hasil pemilu. “KPU harus profesional dan bertindak adil sebagaimana diatur dalam perundangan,” tegas dia.

Kedua, PWNU Jatim akan meminta PBNU agar segera setelah penetapan dari KPU melakulan upaya aktif untuk melakukan islah nasional atas terjadinya keterbelahan di tingkat elit selama proses pilpres beberapa waktu terakhir. “Bentuknya bisa berupa halal bihalal nasional atau istighosah yang dihadiri seluruh elemen bangsa,” terang Mutawakil lagi.
 
Dalam kesempatan ini Jokowi mengucapkan terimakasih atas dukungan warga NU dan restu para kiai pada dirinya dan Jusuf Kalla. “Sekarang tinggal mengawal hasilnya. Karena dari pantauan, dari hasil quick count dengan real count tidak berbeda jauh. Yang penting hasilnya harus jujur dan menang,” tandas Jokowi. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Minta Pimpinan Komisi VIII DPR Serius Sikapi Masalah UINSA

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong evaluasi total terhadap tata kelola Perguruan Tinggi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Pemkab Malang Lebih Peka Baca Tanda Krisis, Jangan Tunggu Jadi Kegaduhan

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lebih peka ...
LEGISLATIF

Puan: Capaian Asian Games Harus Jadi Dasar Penguatan Pembinaan Olahraga Berkelanjutan

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar setiap capaian kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kabupaten Madiun Minta Kewenangan dan Anggaran Desa Diperjelas

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun meminta Raperda Desa yang sedang dibahas benar-benar ...