Kamis
09 Juli 2026 | 8 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Didoakan 9 Kiai NU

pdip-jatim-eri-ulama-nu-270920-1

SURABAYA – Calon Wali Kota yang diusung PDI Perjuangan Eri Cahyadi, Sabtu (26/9/2020) malam mendapatkan doa dari 9 kiai Nahdlatul Ulama (NU) agar mendapat ridho dari Allah SWT untuk memimpin Kota Surabaya meneruskan kepemimpinan Tri Rismaharini.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini nampak tak kuasa menahan tangis saat didoakan kiai NU. Untaian doa itu dipanjatkan para kiai saat acara silaturahmi kiai-kiai NU di Kota Pahlawan, dengan cawali yang mendapat nomor urut 1 di Piwali Surabaya 2020 tersebut.

Kiai NU yang mendoakan Eri, yakni KH Mas Mansur, KH Abdullah Habsyi, KH Kemas Abdurrahman, KH Abdullah Qosim, KH Widi Syafii, KH Muslih, KH Abdul Thowab, KH Abdullah dan KH Muhaimin Ali.

Eri terlihat beberapa kali mengusap air matanya yang menetes di pipi. Sembari menengadahkan tangannya, Eri terlihat sangat khusuk berdoa.

Suasana malam itu terasa sangat khidmat, semua kiai yang hadir pun tampak khusuk mengamini doa-doa yang dipanjatkan 9 kiai NU.

Salah seorang yang turut mendoakan Eri, KH Kemas Abdurrahman mengaku, dalam untaian doa yang diucapkannya yakni berharap agar Allah SWT memberikan kemudahan, meridhloi agar Eri Cahyadi menjadi Wali Kota Surabaya. Saat jadi wali kota selalu mendapat tuntunan dan hidayah dari Allah SWT.

“Saya berdoa, agar saat Mas Eri Cahyadi nanti jadi wali kota, apa yang dikerjakannya selalu mendapat bimbingan dari Allah SWT. Semua penataan, baik penataan pendidikan, perkotaan atau penataan lainnya agar tak salah arah, karena mendapat bimbingan Allah SWT,” terang Kiai Kemas.

Menurut dia, kiai-kiai NU sudah sejak lama menginginkan agar Eri menjadi cawali dan akhirnya memimpin Surabaya. Sebab selama Eri menjadi ASN sangat perhatian kepada warga Surabaya dan warga NU.

Selain itu, Eri juga sudah tahu kinerja Risma, tahu apa yang dikerjakan Risma sehingga Eri layak untuk meneruskan kebaikan Risma.

“Bu Risma itu 24 jam bekerja untuk Surabaya dan Mas Eri mengikutinya. Jadi Mas Eri tahu seluk-beluk untuk menangani Surabaya ke depan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

“Selain itu, Mas Eri juga orang NU. Ibunya keluarga besar Pondok Sidoresmo. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memilih Mas Eri Cahyadi,” imbuh Kiai Kemas.

Kawasan Sidoresmo atau ‘Ndresmo’ adalah kawasan pesantren yang sangat legendaris di Surabaya. Di tempat inilah, sejak ribuan tahun lalu dilakukan dakwah Islam. Hingga saat ini, ada sekitar 20 pesantren di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Eri Cahyadi mengatakan, sebelum memutuskan menerima perintah untuk maju Pilwali Surabaya juga setelah sowan ke para kiai. Minta izin dan doa restu para kiai serta para ibu nyai.

“Saya sempat galau. Saya teruskan atau tidak. Maklum masa pensiun saya sebagai ASN masih 18 tahun lagi. Setelah mendapat izin dan restu dari ibu saya dan para kiai, bismillahirrohmanirrohim saya mantap untuk maju Pilkada Surabaya,” ungkapnya.

Saat nanti diberikan amanah sebagai wali kota, kata Eri, dirinya ingin terus membantu mengembangkan NU dengan seluruh potensi Nahdliyin di dalamnya, baik dari sektor keagamaan, pendidikan, ekonomi, maupun sosial budaya.

“Mengembangkan potensi Nahdliyyin, membesarkan NU, adalah salah satu cita-cita kami di Surabaya. Bagaimana Nahdliyyin bisa terus menebar Islam yang ramah, dan kemudian mandiri secara ekonomi. Ke depan menjadi hal yang siap kami kerjakan,” pungkasnya. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Insentif Pajak untuk Pariwisata dan UMKM Antisipasi Ketidakpastian Fiskal 2027

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendorong Pemkab Jember menyiapkan insentif pajak dan retribusi bagi ...
KRONIK

Merawat dan Membumikan Pemikiran Bung Karno sebagai Inspirasi Kepemimpinan Kawula Muda

BANYUWANGI – Pemikiran-pemikiran besar yang mampu menembus peradaban dunia telah diwariskan Presiden pertama RI, ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Ringankan Beban 1.177 Petani Gagal Panen 

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-668 Momentum Wujudkan Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

NGAWI – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh ...
KRONIK

Tekad Menang 24 Pecatur Magetan di Tengah Minimnya Anggaran

MAGETAN – Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan, Rita Haryati, resmi melepas ...
LEGISLATIF

Pencemaran Lingkungan di Pesisir Lamongan Masih Terjadi, Pemkab Diminta Upayakan Pencegahan Sistematis

LAMONGAN – Dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir diungkap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan ...