Rabu
13 Mei 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Tegas Megawati: Jangan Lakukan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak!

pdip-jatim-mega-sekolah-partai-gel-dua-3

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai, selama pandemi Covid-19 kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat. Presiden ke-5 RI ini mengaku ironis atas kasus-kasus kekerasan tersebut, terutama terhadap anak-anak Indonesia .

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak itu semakin besar. Lah kalau saya dengar begitu terus siapa yang buat kekerasan? Dengan segala hormat saya kepada para kaum laki ternyata yang melakukan kekerasan itu kaum laki,” kata Megawati saat pidato pembukaan program Sekolah Partai Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah angkatan ke-2 secara virtual , Rabu (26/8/2020).

“Lalu bagaimana dong, Indonesia mau jadi apa kalau begini?” sambungnya. Baca juga: Kepala Daerah dari PDI Perjuangan Harus Kreatif dan Inovatif

Megawati mengatakan, Indonesia tidak akan maju apabila laki-laki dan perempuan tak saling bersinergi. “Coba apa artinya? Ya memang mesti sama-sama laki dan perempuan,” ucapnya.

Selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, dia akan mengambil tindakan tegas jika ada kader partai tak memberi perlindungan dan melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kalau saya dengar dari kalian ada yang melakukan tindak kekerasan, saya pecat. Gitu saja. Meskipun tadi saya sudah bilang kalau eksekutif susah banget, tapi kenapa tidak diperjuangkan? Kalau sampai keluarga sendiri itu dibegitukan, apalagi sama rakyat yang seharusnya ditolong,” ujar Megawati.

Dia juga menceritakan betapa dirinya bangga atas didikan orang tuanya yang tak membeda-bedakan perempuan dan laki-laki.

“Saya bangga pada orangtua saya karena memberikan kami yang perempuan tidak ada perbedaan dengan laki. Masing-masing disuruh ambil yang kamu ambil. Tidak ada perbedaan dengan saudara lakinya,” ucapnya.

Untuk diketahui, di Sekolah Partai bagi Cakada PDI Perjuangan Gelombang II ini, ada 94 calon yang menjadi peserta. Para peserta akan menjalani sekolah tersebut selama lima hari penuh.

Setiap hari, acara dilaksanakan mulai 08.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Akan ada juga sesi senam pagi yang dimulai pukul 05.30 WIB. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...