Jumat
31 Juli 2026 | 7 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rumah Soekarno Kecil Bisa Jadi Tempat Edukasi Nilai-nilai Nasionalisme

pdip-jatim-nugroho-200820

SURABAYA – Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Timur SW Nugroho menyebut langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sukses mengupayakan rumah kelahiran Presiden pertama RI Soekarno menjadi milik negara sangat tepat.

Menurut Nugroho, rumah bersejarah di Jalan Peneleh Gang Pandean IV Nomor 40, Kecamatan Genteng tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum, terutama mengedukasi publik tentang nilai-nilai nasionalisme.

Rumah yang sebelumnya milik perorangan tersebut, kata Nugroho, ke depan akan dijadikan museum oleh Pemkot Surabaya.

Baca juga: Rumah Kelahiran Bung Karno Diserahkan ke Pemkot, PDIP Surabaya Beri Apresiasi

“Masyarakat Surabaya dan Indonesia tentu senang dengan serah terima rumah bersejarah itu, karena merupakan bagian dari sejarah nasionalisme Indonesia,” katanya, Rabu (19/8/2020).

Dia menyebutkan, rumah Bung Karno saat masih bocah ini bisa menjadi salah satu tempat untuk menyelami spirit nasionalisme sang proklamator bangsa.

“Ke depan, publik termasuk para kader PDI Perjuangan bisa mengunjungi rumah kelahiran Bung Karno untuk menghikmati nilai-nilai kejuangan dan ajaran ajaran Bung Karno. Apalagi rumah tersebut akan dijadikan museum yang sarat edukasi sejarah perjuangan bangsa ini oleh Pemkot Surabaya,” papar anggota DPRD Jatim itu.

Nugroho mengusulkan agar museum tersebut juga dilengkapi dengan berbagai instrumen teknologi yang canggih. Misalnya virtual reality dan augmented reality kisah hidup Bung Karno sejak kelahirannya.

“Dari rumah itu kita juga bisa menghayati, misalnya ketika Bung Karno merenung di bawah pohon sukun di Ende untuk berkontemplasi tentang bangsa ini, hingga tercetus ide-ide besar seperti Pancasila,” tuturnya.

Diberitakan, rumah bersejarah yang menjadi tempat lahirnya sang proklamator kemerdekaan tersebut diserahterimakan dari pemilik ke Wali Kota Risma pada 17 Agustus 2020, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75.

Senada, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Khusnul Khotimah juga mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya. Dengan kepemilikan rumah kelahiran Bung Karno oleh negara melalui Pemkot Surabaya, terang Khusnul maka semakin meneguhkan Kota Pahlawan ini sebagai dapur nasionalisme Indonesia.

“Surabaya menjadi konvergensi banyak hal keren untuk Indonesia; mulai semangat nasionalisme, pergerakan fisik untuk kemerdekaan, dan kerja nyata mengisi kemerdekaan yang membawa kota ini berkelas dunia sekaligus tetap membumi melalui program pro wong cilik sejak era Wali Kota Bambang DH dan Tri Rismaharini,” papar anggota DPRD Surabaya tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pasca 14 Siswa SMAN 1 Pandan Diduga Keracunan MBG, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Sidak Dapur SPPG

KABUPATEN PASURUAN – Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan ...
BERITA TERKINI

Dewanti Rumpoko Desak Pemerintah Tambah Sekolah Negeri di Malang Raya

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Dewanti Rumpoko mendesak pemerintah menambah sekolah negeri di Malang Raya ...
LEGISLATIF

Untari Luncurkan ASTARI, Aplikasi Digital untuk Kawal Aspirasi dan Pengawasan Publik

MALANG – Ketua Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menghadirkan inovasi ...
LEGISLATIF

Gelar Reses III, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Heru Veri Nurcahya Siap Kawal Usulan Warga

KABUPATEN PASURUAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Heru Veri NurCahya, ...
EKSEKUTIF

Perkuat SDM dan Inovasi Daerah, Wabup Lamongan Jajaki Kerja Sama Strategis dengan UNUSA

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber ...
LEGISLATIF

Prioritaskan Aspirasi Keselamatan Warga, Yordan Soroti Lampu Penyeberangan Rusak dan Kabel Berbahaya

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa, memprioritaskan tindak lanjut ...