Sabtu
26 September 2026 | 2 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat Sekolah Partai, PDIP Pastikan Cakada yang Diusungnya Pahami Geopolitik

pdip-jatim-hasto-290620

JAKARTA – PDI Perjuangan meyakini, kelompok kecil anti-Pancasila yang ribut di media sosial terkait persoalan kepentingan geopolitik global terhadap Indonesia.

“PDI Perjuangan meyakini bahwa berbagai persoalan ideologi bangsa Indonesia terhadap adanya kelompok kecil yang anti-Pancasila namun bersuara lantang di sosmed tidak terlepas dari persoalan geopolitik dan pertarungan ideologi transnasional dengan Pancasila,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Selasa (21/7/2020).

Hasto menyebut, jika geopolitik dipahami, maka Indonesia adalah titik temu peradaban dunia karena terletak di antara dua benua dan dua samudera. Di mana, sejak Indonesia merdeka, lahirnya pemikiran bahwa kemerdekaan Indonesia bertujuan untuk membangun persaudaraan dunia, tamansarinya dunia. Di situlah Pancasila hadir sebagai ideologi dunia.

Dia menegaskan, Pancasila sudah berbeda dengan ideologi Marxisme-Komunisme dan Kapitalisme-Liberalisme, yang mengandung benih-benih imperialisme kolonialisme. Menurutnya Pancasila justru bertujuan membangun persaudaraan dunia.

“Hal yang sama juga berlaku untuk globalisasi yang mendorong fundamentalisme pasar, dan fundamentalisme agama, sebagai transnasional ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila,” jelasnya.

Maka karena parahnya tekanan geopolitik itu pula, kata Hasto, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dan PDIP selalu mempromosikan Pancasila sebagai ideologi dunia selalu sangat relevan dalam realitas saat ini. Termasuk dalam krisis di Timur Tengah, ketegangan di Laut China Selatan, dan krisis akibat pandemi Covid-19.

“Kita kobarkan semangat bahwa dalam menghadapi covid, maka rasa berketuhanan, berperikemanusiaan, rasa senasib, hasrat untuk solider dan bergotong royong serta berbela rasa dalam kehidupan yang berkeadilan benar-benar dibutuhkan,” ulasnya.

Dia menambahkan, Proklamator Soekarno sudah sejak awal menegaskan pentingnya ilmu geopolitik. Pemahaman Indonesia sebagai satu bangsa, yang memiliki perasaan senasib, satu cita-cita, satu kehendak, dan satu jiwa yang melekat erat dengan tanah airnya sebagai satu kesatuan.

Pihaknya melaksanakan juga prinsip bahwa pemahaman geopolitik ini penting diajarkan dalam sekolah calon kepala daerah (cakada) Partai menuju Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Pembumian Pancasila tidak hanya ke dalam, diperlukan cara pandang keluar, outward looking tentang Indonesia bagi dunia. Itulah yang digelorakan oleh PDI Perjuangan dalam proses kaderisasi kepemimpinan,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...
KABAR CABANG

Atasi Kekeringan, PAC PDI Perjuangan Sendang Salurkan Bantuan Air Bersih

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sendang, menyalurkan bantuan air bersih ...