Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Ingin Mahasiswa Bisa Belajar kepada Siapa Saja, Tak Hanya kepada Dosen

pdip-jatim-jokowi-forum-rektor1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengingatkan para rektor seluruh Indonesia soal pentingnya memerdekakan mahasiswa. Jokowi ingin mahasiswa bisa bebas belajar kepada siapa saja, tak harus kepada dosen.

“Saya mengajak para rektor dan FRI (Forum Rektor Indonesia) memfasilitasi mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja. Sekali lagi, bisa belajar kepada siapa saja,” kata Jokowi, saat membuka konferensi virtual FRI yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (4/7/2020).

Jokowi menyebut para mahasiswa bisa belajar kepada pelaku industri, wirausahawan, praktisi pemerintahan, praktisi hukum dan kepada para pelaku lapangan lainnya.

Hal tersebut bertujuan agar mahasiswa bisa menangkap perubahan yang dinamis di era saat ini. Di era disrupsi dan hiper kompetisi seperti sekarang, sebutnya, dunia berubah sangat cepat.

“Banyak hal yang belum sempat dibukukan sudah berubah di lapangan. Banyak karakter yang tidak hanya bisa ditangkap dengan membaca tapi melalui pengalaman nyata,” ujarnya.

“Itulah pentingnya memerdekakan mahasiwa agar bisa belajar ke siapa saja,” sambung dia.

Jokowi juga minta seluruh perguruan tinggi memberikan perhatian besar terhadap kesehatan mental dan fisik mahasiswa. Seluruh perguruan tinggi, kata dia, harus membangun karakter mahasiswa yang nasionalis dan berakhlak mulia.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyebut pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat sivitas akademika melakukan cara-cara baru dalam menuntut ilmu. Jokowi mencontohkan metode kuliah dalam jaringan (daring) yang kini telah berkembang menjadi sesuatu yang normal.

“Kuliah daring yang selama ini sangat lamban dijalankan, sekarang sangat sangat berkembang. Kuliah daring telah menjadi new normal dan bahkan menjadi next normal,” sebutnya.

“Dan saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru yang lebih inovatif dan lebih produktif,” lanjut Jokowi.

Dia menegaskan, memang sudah menjadi tugas perguruan tinggi untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu, ia meminta perguruan tinggi tidak disibukkan dengan hal-hal yang bersifat administratif.

“Kita harus berubah, kita harus mengembangkan cara-cara baru, mengembangkan strategi baru yang smart shortcut, yang out of the box,” ajak Jokowi.

Dengan terus berinovasi, Jokowi meyakini setiap perguruan tinggi bisa mencetak generasi-generasi unggul. Hal itu akan semakin mempermudah Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi.

“Tapi, tugas mulia tidak bisa dilakukan dengan cara biasa-biasa saja. Kesempatan kita sangat sempit, tidak bisa dilakukan dengan rutinitas saja,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...