Senin
19 Oktober 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Rapid Test Gratis bagi Peserta Seleksi Masuk PTN

pdip-jatim-ilustrasi-rapid-test

BANYUWANGI – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi memfasilitasi pemeriksaan rapid test gratis bagi pelajar yang akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Selain kepada peserta UTBK, fasilitas tersebut juga akan diberikan ke santri dan sopir logistik rute Bali.

“Ada beberapa kota lokasi UTBK mensyaratkan bahwa peserta harus menunjukkan hasil rapid test non reaktif atau uji swab negatif. Ada yang baru beberapa hari ini mengeluarkan pengumuman itu. Jadi kita respons dengan memfasilitasi rapid test,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (3/7/2020).

Anas mengatakan, untuk peserta UTBK gelombang pertama yang dimulai 5 Juli, bisa melakukan rapid test di Puskesmas, Sabtu (4/7/2020).

Pihaknya, waktunya cukup mepet, karena Gugus Tugas juga perlu waktu menyiapkan kebutuhan alat rapid test. Apalagi, ada kota yang menjadi lokasi UTBK baru mengumumkan syarat rapid test atau uji swab belum lama ini.

Tes UTBK sendiri akan dilaksanakan dua tahap. Tahap I, 5-14 Juli, sedangkan tahap II pada 20-29 Juli.

“Kami sudah baca panitia penyelenggara UTBK, ada dispensasi bagi peserta yang mungkin karena waktu mepet terkendala rapid test. Bisa mendaftar untuk tes gelombang berikutnya. Misalnya besok (Sabtu, 4/7/2020) rapid test di Banyuwangi, lalu ke Surabaya untuk UTBK agak makan waktu dan berpotensi capek, bisa dijadwal ulang UTBK-nya. Tapi kalau yang untuk ke Jember saya kira masih cukup waktunya,” terang Jubir Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono.

Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, mengatakan, pelaksanaan rapid test dilakukan di 45 puskesmas seluruh Banyuwangi. Pelajar bisa memilih puskesmas terdekat.

“Mulai besok, Sabtu (4/7/2020), peserta UTBK silakan datang ke puskesmas untuk melakukan rapid test. Jamnya tolong diperhatikan, yakni menyesuaikan jam kerja puskesmas,” kata Rio.

Bagi pelajar, mereka wajib membawa KTP atau kartu keluarga, bukti pendaftaran peserta ujian, dan keterangan yang menyatakan bahwa untuk melaksanakan UTBK dibutuhkan pemeriksaan rapid test.

“Para pelajar yang mengikuti UTBK tahap II juga silakan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk mengatur waktunya,” tambah dia.

Selain bagi peserta UTBK, program rapid test gratis ini juga bisa diakses sopir logistik non-perusahaan jurusan Bali dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Dinas Perhubungan.

Seperti diketahui, Pemprov Bali mewajibkan sopir logistik yang memasuki daerahnya dilengkapi rapid test dengan hasil non-reaktif.

“Rapid test gratis ini khusus bagi sopir yang tidak bernaung di bawah perusahaan alias usaha pribadi. Misalnya, ada penjual sayur dari Banyuwangi yang menjual hasil panennya ke Bali, itu bisa. Tapi kalau sopir logistik dari PT A, misalnya, kami harapkan perusahaannya memfasilitasi rapid test,” ujar Rio. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...