Rabu
12 Agustus 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: DPRD Tidak Mungkin Menolak Perantau Pulang Kampung

pdip-jatim-kusnadi-paripurna-online

SURABAYA – DPRD Provinsi Jawa Timur memutuskan tidak menolak pemudik/perantau asli Jatim untuk pulang kampung. Pertimbangan utama ekonomi menjadi alasan DPRD Jatim tidak melarang perantau mudik.

“Saya atas nama DPRD Jatim, kepada semua struktur pemerintah kabupaten/kota, bahwa kita tidak mungkin menolak orang pulang kampung,” kata Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, Senin (20/4/2020).

Pihaknya telah mengkaji banyak hal dengan Gubernur Jatim, Kapolda Jatim serta Pangdam V Brawijaya terkait mudik tersebut. Apalagi, dia melihat saat ini banyak perantau yang tidak bisa bekerja dan tidak mendapat penghasilan.

“Apalagi perantau dari daerah epicentrum Covid-19, misal Jakarta. Akhirnya kan tidak bisa kerja karena zona merah dan memilih pulang ke wilayahnya masing-masing. Bagaimana kita bisa menolak,” tegas pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

“Kita sudah koordinasi juga dengan seluruh bupati/wali kota untuk katakanlah menyiapkan ruang observasi dan karantina di tempat masing-masing. Kalau bisa di rumah perantau masing-masing. Kalau dirasa tidak memadai ya di puskesmas, tidak bisa ya di balai desa,” tambah dia.

Kusnadi melihat menjelang Ramadan arus mudik sudah cukup besar. Mengingat wabah Covid-19, banyak perantau memilih mudik lebih cepat.

Dia berharap warga di desa perantau kembali bisa bersikap baik dan menerima perantau yang pulang. Perantau tersebut juga rindu untuk bertemu keluarga di kampung halaman masing-masing.

“Kita tidak boleh menolak warga mudik, kita tidak bisa. Jalan terbaik ya diisolasi di tempat kampung halamannya. Kalau tidak ada ruang observasi bisa pakai dana desa untuk membuatnya,” jelasnya.

Menurutnya, pemudik yang pulang kampung meski diobservasi 14 hari masih bisa ketemu keluarga, sanak saudara. Kebutuhan sehari-hari juga bisa disupport oleh keluarga tetapi tetap dengan protokol yang disepakati.

“Isolasi di desa saja bisa, gedung PAUD juga bisa digunakan, nanti anggota DPRD Jatim akan mengimbau masyarakat di dapil masing-masing,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...