Selasa
27 Oktober 2026 | 3 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Pengendara Tak Bermasker, Ini Harapan Ketua DPRD Jatim

pdip-jatim-kusnadi-khofifah-180420

SURABAYA – Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengatakan, menggunakan masker di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) merupakan sesuatu yang wajib. Namun masih banyak ditemui orang yang keluar rumah tanpa mengenakan masker.

Kusnadi menilai, penyebaran Covid-19 di Jatim begitu cepat karena kesadaran masyarakat yang kurang. Bahkan, dalam beberapa kali razia kepolisian di jalan raya, masih banyak ditemukan pengemudi tidak memakai masker.

Pihaknya mengapresiasi aparat kepolisian yang terus menggelar operasi yang berkaitan dengan alat kelengkapan berkendara tersebut. “Agar polisi juga selalu mengingatkan pengendara yang tidak mengenakan masker. Ini sudah dilakukan kepolisian,” kata Kusnadi, kemarin.

Pada tahapan berikutnya hingga beberapa pekan mendatang, lanjut Kusnadi, peringatan bagi yang tak bermasker di setiap operasi lalu lintas oleh kepolisian perlu tetap dilakukan. Hanya saja, dia berharap peringatan dari kepolisian lebih keras lagi jika pengendara tidak mengenakan masker.

Pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim pun berharap seluruh elemen masyarakat, hingga pemerintahan untuk meningkatkan akan kesadaran masing-masing. Menurut kusnadi, satu-satunya media penyebar Covid-19 ialah diri kita sendiri.

“Untuk memutus mata rantai itu, maka yang harus dilakukan adalah tidak selalu bersinggungan satu sama lain. Lalu caranya kita pakai social distancing, jaga jarak satu sama lain, dan tidak menjadi pembawa virus dan menyebarkan ke yang lain,” ujarnya.

“Ngobrol boleh, tidak ada larangan tapi jagalah jarak. Begitu juga kita tidak tahu penyebar virus, maka gunakanlah masker,” tambah dia.

Terkait PSBB, Kusnadi menambahkan bahwa itu pembatasan bukan pelarangan. Masyarakat diminta paham betul arti PSBB.

“Saya ingin menyampaikan begini kepada masyarakat, tadi sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Covid-19 bahwa PSBB itu pembatasan bukan larangan dalam rangka memerangi wabah ini. Karena virus ini membawa banyak problem untuk kita pada hari ini, besok dan ke depan,” lanjut Kusnadi.

Dia mengingatkan masyarakat mengenai potensi penyebaran Covid-19. Virus Corona bisa menyerang siapa saja tidak pandang bulu.

“Sudahlah, tidak ada orang yang kebal dengan virus Corona. Baik itu orang kaya, miskin mau berpangkat atau tidak. Semua tidak ada yang kebal,” tandasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...