Selasa
15 September 2026 | 6 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Keluar Rumah, Wajib Pakai Masker!

pdip-jatim-jokowi-rs-covid1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo minta seluruh masyarakat menggunakan masker saat di luar rumah. Ini seiring dengan imbauan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kita ingin setiap warga yang harus keluar rumah untuk wajib pakai masker,” kata Jokowi saat rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona, Senin (6/4/2020).

Untuk itu, Jokowi minta seluruh jajarannya memastikan stok masker tersedia. Bahkan, Jokowi ingin agar pemerintah turut membagikan masker kepada warga.

“Saya minta juga penyiapan masker ini betul-betul disiapkan dan diberikan ke masyarakat,” ucap Jokowi.

Stok masker di dalam negeri memang mengalami kelangkaan sejak virus Corona mewabah. “Karena di awal WHO menyampaikan yang pakai masker hanya yang sakit, tapi sekarang semua yang keluar harus pakai masker,” katanya.

WHO menyatakan dukungan agar semua orang menggunakan masker di tempat umum untuk mencegah penyebaran dan penularan virus Corona jenis baru. Cara ini diyakini dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

Sebelumnya, WHO merekomendasikan penggunaan masker hanya oleh mereka yang sakit, petugas medis, dan mereka yang merawat orang sakit.

Sementara itu, Jokowi juga menilai, perlu ada penjelasan yang disampaikan ke masyarakat bahwa virus Corona tak hanya terjadi di Indonesia.

Menurutnya, virus ini sudah masuk ke 207 negara. Namun, dia minta sosialisasi ini tidak perlu disampaikan langsung oleh pemerintah.

“Ini yang berkaitan dengan berita mengenai yang terjadi di negara-negara lain. Ini juga perlu disampaikan kepada publik, agar publik juga memiliki sebuah wawasan,” katanya.

“Bahwa sekarang ini sudah 207 negara yang terdampak. Mestinya ada yang menyampaikan, mungkin tidak dari kita,” ujar dia.

Selain soal 207 negara terinfeksi, Jokowi juga menilai penting untuk menyosialisasikan 10 negara dengan kasus Covid-19 tertinggi.

Jokowi lalu menyebut kesepuluh negara itu, yakni AS (305.000), Italia (119.000), Spanyol (117.000), Jerman (85.000), China (82.000), Prancis (63.000), Iran (53.000), Inggris (38.000), Turki (20.000), dan Swiss (19.000). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...