Jumat
04 September 2026 | 4 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Pencegahan Virus Corona di DPRD Surabaya

pdip-jatim-awi-sutar-dprd

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya membatasi rapat dan pertemuan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus Corona (Covid-19). Rapat-rapat komisi yang mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, masyarakat dan pihak lainnya sementara ditiadakan.

“Kondisi semua ruangan di gedung kantor DPRD Surabaya sedang dan akan terus diantisipasi dengan tindakan penyemprotan disinfektan,” kata Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Kamis (19/3/2020).

Untuk sementara, pihaknya pun minta semua komisi untuk tidak menggelar rapat dengar pendapat yang melibatkan masyarakat. “Tapi kalau rapat internal komisi tidak masalah,” ujarnya.

Dia juga minta seluruh anggota dewan untuk tidak merespons atau membuat pernyataan terkait Corona yang semakin menambah kecemasan atau kepanikan masyarakat Surabaya.

Menurutnya, penanganan soal pencegahan Covid-19 ini diperlukan pola kepemimpinan yang kuat. Pihaknya percaya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya mampu menangani pencegahan virus Corona.

“Jadi kalau komentar jangan menambah situasi kepanikan di lapangan,” ujar anggota legislatif yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Disinggung soal apakah penanganan Covid-19 dibutuhkan regulasi baru karena berkaitan erat dengan anggaran, mantan wartawan media nasional ini dengan tegas mengatakan belum perlu.

“Pos anggaran yang sudah ada saya rasa masih cukup, salah satunya di pos anggaran penanggulangan bencana. Jadi belum butuh regulasi baru,” jelas Adi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menerangkan dalam Model Matematic Epidemiologi kurva kubikal, kondisi satu orang terkena virus bisa berdampak kepada penularan sebanyak 400 orang dalam waktu satu setengah bulan.

Social distancing, sebut Whisnu, memang menjadi solusi salah satu upaya yang dilakukan dalam mitigasi pencegahan virus Corona. “Jangan tersinggung dengan menjaga jarak. Karena social distancing menjadi solusi hari ini,” ujarnya.

Mitigasi dalam memutus rantai penyebaran, menurutnya menjadi solusi hari ini. Penanganannya memerlukan gotong-royong semua pihak, termasuk akademisi Unair.

Wawali yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menyatakan, masukan dari akademisi untuk turut serta membantu proses sosialisasi kepada masyarakat menjadi masukan kepada Walikota Surabaya.

“Teman-teman dari Unair juga siap jika dibutuhkan. Kita lawan (penyebaran virus, Red) Ini dengan gotong-royong dalam memutus rantai dan ikut menjaga social distancing sebagai solusi strategis,” kata Whisnu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...