Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: 4 Pilar Kebangsaan Jangan Hanya Disosialisasikan, Harus Dipraktikkan

pdip-jatim-puan-klub-motor1

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani minta semua pihak agar mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan, dalam praktik kehidupan sehari–hari.

“Jangan cuma disosialisasikan, tapi benar-benar menjadi praktik perilaku sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Puan di sela-sela acara Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI, di kompleks Parlemen, Minggu (23/2/2020).

Riding Kebangsaan 4 Pilar MPR RI merupakan rangkaian acara sosialisasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Hadir dalam acara ini Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang didampingi sejumlah pimpinan MPR, Wapres ke 6 Try Sutrisno, Jaksa Agung, dan ratusan Bikers dari berbagai klub motor. Wapres KH. Maruf Amin membuka acara yang juga diisi lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI.

Menurut Puan, praktik nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, menolong tetangga, bergotong royong, serta menghormati perbedaan suku dan agama.

Penerima gelar Doktor HC dari Undip ini juga minta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dilakukan secara kreatif dan menyasar semua kelompok masyarakat. “Manfaatkan platform media sosial dan interaktif agar anak-anak muda memahami 4 Pilar Kebangsaan,” ujarnya.

Puan yang hadir mengenakan kaos seragam Ikatan Motor Besar Indonesia secara khusus berterima kasih kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai penyelenggara acara.

“Terima kasih kepada Pak Bambang Soesatyo yang selalu menjaga Empat Pilar Kebangsaan sesuai pesan dari almarhum Pak Taufik Kiemas,” ucap Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Sejarah tercetusnya 4 Pilar Kebangsaan diprakarsai almarhum Taufiq Kiemas, ketua MPR yang terpilih secara aklamasi pada tahun 2009. Setelah terpilih, Taufiq secara marathon melakukan berbagai rapat dengan ketua fraksi MPR untuk membuat sebuah program sosialisasi Undang-Undang Dasar 1945 dan juga Pancasila.

Dari sinilah gagasan 4 pilar kebangsaan berawal. Gagasan ini dibuat untuk menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan serta mengamalkan pancasila.

“Kita tidak ingin NKRI terpecah seperti Yugoslavia dan Soviet,” pesan almarhum Taufiq Kiemas yang juga ayahanda Puan Maharani. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...