Selasa
15 September 2026 | 4 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani: Pers Nasional Untuk Melawan Hoax

pdip-jatim-puan-ketua-dpr-baru2

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap pers nasional menjadi garda terdepan dalam melawan kabar bohong atau hoax. Menurut Puan, di era digital saat ini, kabar hoax dan disinformasi mudah menyebar lewat media sosial dan platform digital lain.

“Kehadiran pers nasional yang profesional dan bertanggung jawab semakin dibutuhkan, sebagai alat untuk melawan hoax,” kata Puan, Sabtu (8/2/2020).

Puan menyatakan hal itu disela-sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Puan mengikuti rangkaian acara HPN 2020 di Banjarmasin yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

Menurut Puan, terpaan hoax yang massif, terus menerus, dan dengan penyebaran cepat seringkali membuat publik lebih memercayai informasi di media sosial dibanding informasi yang benar yang diberitakan pers.

“Seakan berita yang paling cepat atau paling pertama beredar itu adalah yang benar. Padahal belum tentu,” tutur Puan yang pernah magang sebagai wartawan di media nasional saat kuliah semester akhir di FISIP UI.

Karena itu, dia minta masyarakat mengecek ulang informasi-informasi yang diperoleh dari media sosial dan grup-grup percakapan digital dengan membaca berita-berita dari media arus utama. Sebab menurut Puan, berita-berita media arus utama sudah melewati proses jurnalistik profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Karena itu dalam perayaan Hari Pers Nasional 2020, saya mengajak masyarakat untuk menjadikan pers nasional sebagai rujukan informasi dalam menangkal hoax,” ajaknya.

Puan juga menegaskan pers adalah mitra kritis lembaga yang dipimpinnya, yang saat ini sedang dalam proses untuk menjadi parlemen yang maju dan modern, terbuka, partisipatif, dan akuntabel. “Dalam pidato pertama saya sebagai Ketua DPR-RI, saya sudah menyampaikan bahwa DPR tidak anti kritik. Kami justru ingin pers menjadi mitra yang kritis bagi kami,” tegas Puan.

Menurut Puan, DPR terbuka menerima masukan dari pers ketika sedang menjalankan tiga fungsi utama DPR yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Kami sering mendapatkan informasi dari pers melalui berita yang kami baca. Informasi itu kemudian kami tindaklanjuti dalam berbagai rapat dengan Pemerintah.”

Ketua DPP PDI Perjuangan ini percaya bahwa kemitraan kritis DPR – Pers akan meningkatkan kualitas kinerja DPR. “Selamat Hari Pers Nasional,” tutup Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...