Kamis
25 Juni 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Stunting, Ini yang Dilakukan Pemkot Batu

pdip-jatim-dewanti-paud1

BATU – Pemerintah Kota Batu menggandeng pihak swasta dalam upaya menekan angka stunting atau kekerdilan, melalui berbagai program sosialisasi kreatif. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pemenuhan gizi kepada anak.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa, angka stunting di wilayahnya terbilang masih cukup tinggi. Hal tersebut tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Batu, yang mampu mencapai angka 6,56 persen pada 2017.

“Angka stunting di wilayah kita masih cukup tinggi, seharusnya tidak begitu. Di sini memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus,” kata Dewanti, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (28/1/2020).

Sebagai catatan, pada 2019, masih ada sebanyak 770 balita yang mengalami stunting di wilayah Kota Batu. Angka tersebut memang menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya, dengan temuan kasus sebanyak 1.237 balita.

Dengan kondisi tersebut, lanjut Dewanti, diperlukan sosialisasi khususnya kepada para orang tua, termasuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memahami pentingnya pemenuhan gizi pada balita dan anak-anak.

Pihaknya menggandeng Danone untuk melakukan kampanye Isi Piringku, sebuah program edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman terhadap guru PAUD, orang tua, dan anak terkait pemenuhan gizi.

“Program sosialisasi itu penting, termasuk dengan menggandeng pihak swasta, supaya program tersebut bisa diisi dengan hal yang inovatif,” jelas Dewanti.

Program Isi Piringku yang dilaksanakan Danone di Indonesia, memberikan berbagai masukan kepada para guru, orang tua, dan anak-anak untuk asupan gizi seimbang, keamanan pangan, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.

Dengan edukasi kepada anak-anak di usia dini, melalui lembaga pendidikan, maupun lingkungan keluarga, diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, yang dapat dilanjutkan hingga dewasa.

“Pemerintah Kota Batu juga telah memberikan susu kepada anak, yang nantinya akan dilengkapi dengan pemberian telur. Susu dan telur itu harus dikonsumsi minimal dua kali seminggu, untuk meningkatkan gizi anak,” ujar wali kota perempuan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Malang Soroti Wacana WFH ASN, Minta Pemkot Tertibkan Penggunaan BBM Subsidi

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang mempertanyakan urgensi wacana Work From Home (WFH) bagi ASN pasca-kenaikan ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Terima Kunjungan KPU, Tegaskan Kesiapan Sipol Hingga Kuota Perempuan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan kerja dari jajaran ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Direksi BUMD Berkontrak Kinerja, Targetkan PAD Kediri Terdongkrak

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan akan mengisi kekosongan jabatan direktur BUMD dengan figur yang ...
KABAR CABANG

Rumah Ngatemin Jadi RTLH ke-12 yang Dibedah PDIP Kota Batu, Wujud Nyata Ajaran Bung Karno

Rumah Ngatemin, warga Dusun Junggo, Kota Batu, menjadi rumah ke-12 yang dibedah DPC PDI Perjuangan Kota Batu sejak ...
SEMENTARA ITU...

Kwarcab Pramuka Surabaya Desak Pemkot Bangun Bumi Perkemahan, Dinilai Mendesak untuk Pendidikan Karakter

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemkot Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan. ...