Kamis
30 Juli 2026 | 8 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Pancasila Adalah Falsafah Kemanusiaan

pdip-jatim-megawati-orasi-ilmiah-soka-tokyo-1

TOKYO – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyatakan Pancasila adalah falsafah kemanusiaan. Nilai-nilai di dalamnya bisa dilaksanakan secara universal, dalam artian bisa digunakan secara internasional menghadirkan nilai kemanusiaan dalam wujud perdamaian dunia.

Menurut Megawati, kemanusian adalah nilai yang tidak pernah usang. Meski terkadang dipinggirkan dan dilupakan dalam kehidupan, namun kemanusiaan akan selalu ada.

“Kemanusiaan sejatinya selalu melekat pada diri setiap manusia. Manusia yang benar-benar manusia adalah manusia yang berperikemanusiaan,” kata Megawati dalam orasi ilmiah penganugerahan gelar doktor kehormatan honoris causa (DR HC) bidang kemanusiaan di Universitas Soka Jepang, di Tokyo, Rabu (8/1/2020).

Lebih lanjut, Ketua Umum PDI Perjuangan ini mengatakan kemanusiaan itulah yang menjadi syarat mutlak perdamaian dunia. Dan gagasan ini sejalan dengan pidato Bapak Bangsa Indonesia Soekarno di Sidang Umum PBB 30 September 1960 yang berjudul ‘To Build The World Anew’.

Baca juga:

  1. Universitas Soka Merasa Terhormat Bisa Anugerahkan DR HC kepada Megawati
  2. PDI Perjuangan Bangga Megawati Raih Gelar DR HC ke-Sembilan

Saat itu, Bung Karno menyampaikan tugas sejarah membangun dunia kembali. Dan dunia yang dibangun manusia adalah dunia yang bebas dari penindasan, bebas dari kemiskinan, bebas dari rasa takut, bebas secara konstruktif untuk menggerakkan aktivitas sosial, dan bebas mengeluarkan pendapat.

Dalam konteks itu juga Indonesia merumuskan Pancasila sebagai falsafah kemanusiaan, yang menjadi ideologi serta jalan hidup.

Substansi Pancasila yang pertama adalah Ketuhanan yang Maha Esa, meliputi manusia yang memeluk berbagai agama dan keyakinan, yang berke-Tuhanan dengan cara beradab, saling menghormati antara pemeluk agama dan kepercayaan manapun.

Kedua, nasionalisme, yaitu semangat patriotisme untuk mempertahankan kelangsungan hidup semua bangsa.

“Nasionalisme dalam Pancasila adalah perikemanusiaan. Seorang nasionalis cinta kepada bangsanya dan semua bangsa, karena percaya setiap bangsa penting bagi dunia,” kata Megawati.

Prinsip ketiga adalah internasionalisme. Nasionalisme tidak bisa dipisahkan dari internasionalisme. Sebab nasionalisme tidak akan tumbuh dan berkembang tanpa internasionalisme.

Maka, internasionalisme sejati adalah wujud dari nasionalisme sejati, yang menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa, baik besar maupun kecil.

Prinsip keempat adalah Demokrasi Pancasila yang mengandung tiga unsur pokok, yakni perwakilan, musyawarah, dan mufakat. Musyawarah untuk mufakat adalah merupakan suatu upaya yang teguh untuk mencari kesepakatan yang lebih kuat dan lebih baik daripada suatu resolusi yang dipaksakan, yang mengatasnamakan “suara mayoritas”.

Empat prinsip Pancasila di atas mengerucut pada prinsip kelima, yang merupakan tujuan akhir. Yaitu keadilan sosial yang berwajah dan bernilai kemanusiaan.

“Kemanusiaan yang berwujud dalam adil dan makmur, bebas dari penindasan dalam bentuk apapun, bagi siapapun, di belahan bumi mana pun,” tegasnya.

Substansi Pancasila inilah yang bagi Megawati merupakan jawaban bagi dunia untuk mewujudkan kemanusiaan sebenarnya.

“Bung Karno menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya mengandung makna nasional bagi bangsa Indonesia, sesungguhnya Pancasila juga mempunyai arti universal dan dapat digunakan secara internasional,” kata Megawati.

Dia pun menyerukan agar seluruh umat manusia selalu mengenggam kemanusiaan dalam hati dan jiwanya. Karena hanya dengan kemanusiaan semuanya dapat menjadi manusia yang bermakna dalam hidup dan bagi kehidupan.

“Peluk erat kemanusiaan dalam pikiran, karena manusia yang berpikir dalam kemanusiaan akan hidup dalam kegembiraan dan menjadi manusia yang merdeka,” tandasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kasus Keracunan MBG, DPRD Kabupaten Kediri Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

KEDIRI – Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Evaluasi Tata Kelola Dinas ESDM usai Dugaan Pungli Rp8,44 M

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendesak Pemerintah Provinsi Jatim ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro Setujui Dua Raperda, Tentang Kepariwisataan dan Anak

BOJONEGORO– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi memberikan persetujuan terhadap dua Rancangan ...
LEGISLATIF

Untari Desak Pemprov Jatim Hidupkan Kembali Hibah Kebudayaan untuk Sanggar dan Pelaku Seni

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendesak Pemprov Jatim mengembalikan hibah kebudayaan ke sistem ...
KRONIK

Revitalisasi Eks Terminal Kamal, Upaya Hidupkan Gairah Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi ...
EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...