Rabu
24 Juni 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kali Ini dari Tongmyong University, Risma Kembali Raih Doktor HC

pdip-jatim-risma-doktor-honoris-causa

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat gelar Doktor Honoris Causa (HC) di bidang arsitektur dari Tongmyong University, Busan,  Korea Selatan.

Penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Busan, Korsel pada Senin (30/9/2029) waktu setempat.

Gelar kehormatan tersebut adalah bentuk penghargaan atas profesionalisme dan dedikasi Wali Kota Risma selama memimpin Kota Pahlawan dalam bidang arsitektur.

Gelar Doktor Honoris Causa ini merupakan kedua kalinya didapatkan Risma dari kampus berbeda. Sebelumnya gelar Doktor Honoris Causa diberikan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 2015.

Risma menjelaskan, pemberian honoris causa di bidang arsitektur membahas mengenai perawatan dan kontrol gedung maupun jembatan. “Aku tertarik, karena selama ini kan cuman yang diajarkan cuman membangun saja,” kata Risma, kemarin.

Pihaknya ingin mengirim staff untuk belajar perawatan gedung, mengingat Surabaya sebagai Kota Pahlawan memiliki gedung-gedung bersejarah dengan usia puluhan tahun.

“Aku kepingin makanya, saya ngomong kayaknya kita harus harus kirim staf kita belajar tentang itu terutama karena jembatan di Surabaya tuh 50 persen itu peninggalannya Belanda gitu,” ujarnya.

Selain bangunan lama, Risma juga berharap kontroling dilakukan untuk mengevaluasi bangunan baru.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini pun mengatakan, perolehan gelar kehormatan honoris causa di bidang arsitektur dari Universitas Tongmyong ini untuk masyarakat Kota Surabaya.

“Penghargaan ini adalah penghargaan untuk warga Surabaya. Hanya kan nggak mungkin semua warga Surabaya dikasih. Nah ini simbolnya ke aku, tapi sebetulnya yang luar biasa itu warga Surabaya,” jelas Risma.

Dia pun mengapresiasi masyarakat Surabaya yang turut andil mengembangkan pengelolaan kota. “Karena mereka tidak diam, dan kita tidak susah untuk menggerakkan masyarakat,” kata Risma.

Dia mencontohkan, saat Idul Adha, dia meminta masyarakat untuk tidak lagi membungkus daging dengan memakai kantong plastik. Hal itu pun, diakui Risma, warga kompak mengganti kantong plastik ke daun pisang maupun besek bambu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Usul MBG Berbasis Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Nilai Lebih Aman dan Mudah Diawasi

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengusulkan program Makan Bergizi Gratis dijalankan dengan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Soroti Mundurnya Dirut Perumdam Terpilih , Khawatir Ganggu Kepercayaan Publik

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyoroti pengunduran diri Direktur Utama terpilih Perumdam Tirta Pandalungan ...
KABAR CABANG

Teladani Bung Karno, PAC Tuban Berdonor Darah

TUBAN – Momentum Bulan Bung Karno menjadi pemantik semangat tersendiri bagi para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) ...
EKSEKUTIF

Hadiri Purna Siswa SLB Ar Rochmah Lamongan, Wabup Dirham Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

LAMONGAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Purna Siswa ke-1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan ...
EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...