Senin
22 Juni 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas: Beda Pilihan Jangan Sampai Membuat Masyarakat Terpecah Belah

pdip-jatim-anas-dan-ulama-banyuwangi

BANYUWANGI – Menjadi daerah yang bertransformasi dengan kemajuan dan teknologi, tidak membuat Banyuwangi melupakan peran ulama dalam proses kemajuan daerah. Banyuwangi pun menjadikan aspirasi ulama sebagai salah satu masukan bagi proses pembangunan.

Saat membuka rapat koordinasi (rakor) Sinergitas Pemerintah dan Ulama dalam Pengambilan kebijakan Keumatan 2019, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi menjadi seperti saat ini karena andil dari para tokoh agama dan masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, saya ucapkan terima kasih atas kepedulian para tokoh agama pada berjalannya pembangunan di daerah,” ungkap Anas, Senin (8/4/2019).

“Peran ulama dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan daerah dinilai penting untuk menjaga koridor pembangunan itu sendiri,” tuturnya.

Anas menuturkan, pemkab telah menjalankan sejumlah rekomendasi dari para tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah, seperti pembatasan hiburan malam dan penutupan lokalisasi.

“Itu jadi keresahan di masyarakat yang disuarakan oleh tokoh agama dan masyarakat. Kami pun menjalankan rekomendasi tersebut lewat kebijakan daerah yang didukung oleh semua pihak,” papar Anas.

“Kami juga berterima kasih kepada tokoh agama dan masyarakat atas terjaganya kondusivitas wilayah,” imbuhnya.

Untuk itu, Anas meminta agar ulama terus menjaga kesejukan dan kedamaian daerah menjelang Pemilu pada 17 April besok. Menurutnya, perbedaan pilihan janganlah sampai membuat masyarakat terpecah belah.

“Saya ucapkan juga terima kasih kepada tokoh agama dan masyarakat yang telah ikut menjaga kerukunan dan persaudaraan di antara warga,” kata Anas.

Dalam melaksanakan pembangunan daerah, lanjut Anas, Banyuwangi melibatkan semua stake holder pembangunan untuk menjaring aspirasi.

Selain dengan ulama, pemkab juga ajeg menggelar pertemuan rutin dengan tokoh lintas agama, pertemuan tiga pilar bersama Kepala Desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas, hingga dengan organisasi masyarakat (ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Saya bersyukur, dengan pertemuan rutin seperti ini semua masalah yang ada di daerah bisa diatasi. Pertemuan ini juga menjadi ajang mengkomunikasikan kebijakan yang dibuat pemerintah daerah,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Semarak Bulan Bung Karno di Ngawi, Puluhan Anak Asah Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai dan Kaligrafi

NGAWI – Suasana Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tampak semarak pada Minggu ...
KRONIK

Sonny PDIP Bagikan 400 Paket Ikan Bermutu, Dorong Ketahanan Pangan dari Banyuwangi

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ...
KABAR CABANG

Mengenang Bung Karno Melalui Alunan Musik Anak dan Band Lokal di Tuban

​TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar festival musik bertajuk Soekarno ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gaungkan Gerakan Makan Telur, Erma: Gotong Royong dan Solidaritas Ekonomi

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengampanyekan gerakan makan telur ...
KABAR CABANG

Kader PDIP dan Warga Magetan Perbaiki Jalan hingga Rawat Monumen di Momen Bulan Bung Karno

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan, mengecat jembatan, serta ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Buka Peluang Bentuk Akademi E-Sport Kediri, 83 Tim Ramaikan Turnamen Free Fire

Sebanyak 83 tim mengikuti Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 di Kabupaten Kediri. Melihat antusiasme peserta, Bupati ...