Jumat
28 Agustus 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ayah Angkat Jokowi: Kalau Tak Pilih Anak Saya Enggak Apa-apa, tapi Jangan Difitnah

pdip-jatim-jokowi-sapa-warga-semarang

JAKARTA – Ayah angkat Presiden Joko Widodo, H Nurdin Aman Tursina (73), mengatakan, fitnah yang ditujukan kepada Jokowi adalah tindakan tidak beradab dan menghasut.

“Kalau enggak pilih anak angkat saya (Jokowi) enggak apa-apa, tapi jangan difitnah,” kata Nurdin Aman Tursina, saat menerima kunjungan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, di kediamannya, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (9/3/2019).

Menurut Nurdin, pihak yang memfitnah Jokowi sebagai anti-Islam adalah tidak mengenal Jokowi sesungguhnya. Ia menyatakan, Jokowi yang tinggal dan bekerja di Bener Meriah (dahulu Aceh Tengah) pada 1985 hingga 1988 adalah Muslim yang taat beribadah.

“Joko rajin shalat berjemaah di mushala dekat rumah saya,” kata Nurdin yang menjadi imam dan pengurus di mushala tersebut.

Bahkan, kata Nurdin, Jokowi yang saat itu bekerja di pabrik kertas di Aceh Tengah, rela berkorban untuk pembangunan mushala.

Pada 1988, ketika H Nurdin menyampaikan maksudnya kepada Jokowi untuk merenovasi mushala itu, Jokowi menyarankan Nurdin mengambil material yang dibutuhkan di toko material. “Semua material itu, Jokowi yang membayarnya,” katanya.

Nurdin juga berani menjamin ketaatan Jokowi dalam beribadah, mengingat pada saat Jokowi berada di lingkungan rumahnya di Bener Meriah, dia rajin shalat berjemaah di mushala itu.

“Bahkan, Jokowi sering menjadi imam Shalat Maghrib,” katanya lagi.

Ia menambahkan, Jokowi muda bersama beberapa temannya tinggal di rumah merah dekat rumahnya, tapi dia sering main dan bersilaturahim ke rumah Nurdin. Setelah menikah dengan Iriana, Jokowi masih tinggal di dekat rumah Nurdin.

“Jokowi meninggalkan Aceh pada 1988, karena situasi waktu itu kurang aman. Jokowi sudah memiliki bayi bernama Gibran,” katanya lagi.

Jokowi waktu itu meninggalkan tiga ekor kambing kepada Nurdin untuk aqiqah putranya. “Jokowi itu orangnya sangat baik dan tulus. Sulit mencari orang sebaik Jokowi,” katanya pula. Karena itu, Nurdin sangat menyayangkan fitnah yang ditujukan kepada Joko Widodo. “Kalau boleh marah, saya marah kepada pihak yang memfitnah Jokowi,” katanya lagi. (kompas)

JAKARTA – Ayah angkat Presiden Joko Widodo, H Nurdin Aman Tursina (73), mengatakan, fitnah yang ditujukan kepada Jokowi adalah tindakan tidak beradab dan menghasut.

“Kalau enggak pilih anak angkat saya (Jokowi) enggak apa-apa, tapi jangan difitnah,” kata Nurdin Aman Tursina, saat menerima kunjungan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, di kediamannya, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (9/3/2019).

Menurut Nurdin, pihak yang memfitnah Jokowi sebagai anti-Islam adalah tidak mengenal Jokowi sesungguhnya. Ia menyatakan, Jokowi yang tinggal dan bekerja di Bener Meriah (dahulu Aceh Tengah) pada 1985 hingga 1988 adalah Muslim yang taat beribadah.

“Joko rajin shalat berjemaah di mushala dekat rumah saya,” kata Nurdin yang menjadi imam dan pengurus di mushala tersebut.

Bahkan, kata Nurdin, Jokowi yang saat itu bekerja di pabrik kertas di Aceh Tengah, rela berkorban untuk pembangunan mushala.

Pada 1988, ketika H Nurdin menyampaikan maksudnya kepada Jokowi untuk merenovasi mushala itu, Jokowi menyarankan Nurdin mengambil material yang dibutuhkan di toko material. “Semua material itu, Jokowi yang membayarnya,” katanya.

Nurdin juga berani menjamin ketaatan Jokowi dalam beribadah, mengingat pada saat Jokowi berada di lingkungan rumahnya di Bener Meriah, dia rajin shalat berjemaah di mushala itu.

“Bahkan, Jokowi sering menjadi imam Shalat Maghrib,” katanya lagi.

Ia menambahkan, Jokowi muda bersama beberapa temannya tinggal di rumah merah dekat rumahnya, tapi dia sering main dan bersilaturahim ke rumah Nurdin. Setelah menikah dengan Iriana, Jokowi masih tinggal di dekat rumah Nurdin.

“Jokowi meninggalkan Aceh pada 1988, karena situasi waktu itu kurang aman. Jokowi sudah memiliki bayi bernama Gibran,” katanya lagi.

Jokowi waktu itu meninggalkan tiga ekor kambing kepada Nurdin untuk aqiqah putranya. “Jokowi itu orangnya sangat baik dan tulus. Sulit mencari orang sebaik Jokowi,” katanya pula.

Karena itu, Nurdin sangat menyayangkan fitnah yang ditujukan kepada Joko Widodo. “Kalau boleh marah, saya marah kepada pihak yang memfitnah Jokowi,” katanya lagi. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...