Rabu
16 September 2026 | 1 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Program Kartu Baru Jokowi Lahir dari Kebiasaan Blusukan

pdip-jatim-jokowi-blusukan-pasar-bandung
Presiden Joko Widodo saat blusukan di sebuah pasar tradisional di Bandung, beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, program kartu baru Presiden Joko Widodo lahir dari kebiasaan blusukan Jokowi. Dari blusukan itu, kata Hasto, Jokowi bisa mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Blusukan Pak Jokowi menjadi jembatan terbaik bagi hadirnya program kerakyatan. Dengan demikian seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi,” kata Hasto, Rabu (27/2/2019).

Kartu baru yang dimaksud adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-kerja. Hasto mengatakan, program tiga kartu tersebut merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Program Baru Jokowi, Kartu Sembako Murah, KIP Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja

“Sembako, pendidikan hingga kuliah, kesehatan, kesejahteraan ibu-ibu rumah tangga, stabilitas harga pangan melalui kartu sembago, hingga pekerjaan yang layak, dijamin oleh Jokowi dan negara benar-benar hadir,” jelas Hasto.

Menurut Hasto, program Jokowi ini berbeda dengan yang ditawarkan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menyebut, program Prabowo-Sandiaga hanya retorika. Menurut dia hal ini karena program tersebut tidak dibuat atas dasar aspirasi masyarakat.

“Pak Jokowi dan Pak Kiai Maruf Amin yang berasal dari rakyat, melahirkan kebijakan yang lebih membumi, dibandingkan pasangan Prabowo-Sandiaga. Apalagi, tim kampanye yang sebagian besar dari kalangan elit kekuasaan,” ujarnya.

“Program Prabowo-Sandi juga tidak terlepas dari tim kampanyenya. Sosok seperti Amien Rais, Fadli Zon, Neno Warisman, Sudirman Said, Tommy Suharto, Ratna Sarumpaet dan lain yang merupakan die-hard Prabowo, praktis tidak memiliki pengalaman sekomplet Pak Jokowi,” tambah Hasto.

Pihaknya pun menginstruksikan kepada seluruh anggota dan struktur PDIP, seluruh caleg dan anggota legislatif, juga seluruh kepala dan wakil kepala daerah, untuk menyosialisasikan program unggulan Jokowi-KH Maruf Amin tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...